Di Taiwan, saat ini ada 170 ribu TKI dan 150 mahasiswa Muslim asal Indonesia. Mayoritas mereka adalah muslim
Hidayatullah.com--Untuk pertama kalinya kelompok nasyid asal Indonesia Justice Voice (JV) menginjakkan kaki di bumi formosa Taiwan. JV manggung di Taiwan pada hari Ahad (20/12) pada acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan Ikatan Warga Muslim Indonesia di Taiwan (IWAMIT). Acara ini merupakan rangkaian Muktamar Keluarga Muslim Indonesia di Taiwan (KMIT) ke 2 ini didukung penuh oleh KMIT dan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT).
Kehadiran Group Nasyid asal Jogjakarta ini adalah dalam rangka memperkenalkan Nasyid di hadapan sekitar seribu Jama'ah Tabligh Akbar bersama Ust. Abu Syauqi.
Lima buah lagu yang dibawakan dengan sangat bagus serta disisipi berbagai aksi spektakuler dan kocak, JV berhasil menyedot perhatian dan decak kagum para penonton yang memadati Gedung Kaohsiung Municipal Senior High School.
“Alhamdulillah, tanpa kami duga, penampilan nasyid untuk pertama kalinya di taiwan, sangat bagus respon nya, “ ujar Lalu M Jaelani, Presiden FORMMIT, kepada www.hidayatullah.com.
"Awal yang bagus, untuk menyebarkan seni budaya Islam diberbagai tempat, termasuk di Taiwan ini, JV ini adalah salah satu grup Nasyid terbaik di Indonesia, mereka adalah nadi dari masa depan nasyid di tanah air" Kata Ust. Agus Alamsyah, Ketua Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) yang juga hadir bersama rombongan JV.
Justice Voice merupakan group nasyid yang diperkuat oleh lima orang personel, Eko P, Eko, Fatah, Faris dan Ari. JV rencananya akan melaunching album terbarunya pada januari 2010 ini, album ini mengambil tema " SOM (Save Our Masjid), terang Ibu Atik, Manager JV yang turut serta mendampingi group nasyid yang rencananya akan tampil kembali di Taiwan di liburan musim dingin februari 2010 ini.
Acara Tabligh akbar ini merupakan rangkaian Muktamar kedua Keluarga Muslim Indonesia di Taiwan (KMIT). Penyelenggaraannya melibatkan Ikatan Warga Muslim Indonesia di Taiwan (IWAMIT), dengan dukungan penuh dari KMIT dan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT).
FORMMIT bermula dari mailing-list FOSIL-NTUST (Forum Silaturahmi NTUST), yg kemudian berkembang menjadi FOSIL-MMIT (Forum silaturahmi Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan) dengan harapan didorong bahwa perlunya media untuk bertukar-pikiran dalam berdakwah sesama MahasiswaMuslim Indonesia di Taiwan. Maka tepat pada hari Ahad, 4 Safar 1425 H atau 4 Maret 2006, dibentuktuklah pendirian FORMMIT.
Di Taiwan, saat ini ada 170 ribu TKI dan 150 mahasiswa Muslim asal Indonesia. Mayoritas mereka adalah muslim.[kmit/cha/www.hidayatullah.com]







