Home Internasional

 
Share |
Invasi Israel ke Gaza, AS Takut Perjanjian Damai Israel-Mesir Batal


 
 

Ahad, 18 November 2012

Hidayatullah.com--Pemerintahan Presiden Barack Obama semakin mengkhawatirkan meningkatnya kekerasan di Gaza, dan juga meyakini bahwa invasi darat Israel tersebut dapat berakibat meningkatnya korban kemanusiaan.

Dirilis oleh harian Washington Post dalam sebuah laporan Presiden Barack Obama mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada hari Jumat (16/11/12) kemarin.

Ini merupakan pembicaraan kedua kalinya dalam seminggu ini. Keduanya membahas "pilihan untuk menenangkan situasi". Selain itu, para pejabat Gedung Putih, Pentagon dan Departemen Luar Negeri Amerika juga terus-menerus melakukan kontak dengan rekan-rekan Israel mereka.

Harian Washington Post juga melaporkan bahwa Komandan Angkatan Udara Israel, Jenderal Amir Eshel yang berada di Washington seminggu sebelum pecahnya krisis baru di Gaza, telah bertemu dengan para pejabat Amerika. Namun belum jelas apakah Jenderal tersebut memberitahu kepada para pejabat AS itu terkait rencana Israel yang telah menewaskan komandan militer Hamas, Ahmad Ja'bari.

Seperti yang dilansir oleh Aljazeera (17/11/12), surat kabar itu juga mengatakan bahwa para pejabat Amerika khawatir akan meningkatnya kekerasan Israel terhadap Gaza tersebut, maka akan memicu hubungan yang buruk antara Israel dengan Mesir dan Yordania. Hanya kedua negara itulah satu-satunya negara Arab yang memiliki perjanjian damai dengan Israel. Bahkan di sisi lain, pemerintah kedua negara ini juga tengah menghadapi tekanan dari rakyatnya untuk membatalkan perjanjian dengan Israel.

Washington Post juga melaporkan bahwa pasca Israel melancarkan lebih dari 50 serangan roket ke Gaza, Presiden Obama langsung menghubungi Presiden Mesir, Muhammad Mursy. Keduanya sepakat untuk bekerja sama menenangkan situasi secepat mungkin dan tetap menjaga komunikasi dalam beberapa hari mendatang.

Mantan Dubes Amerika untuk Israel, Martin Indyk mengatakan, "Jika Mursy ingin membatalkan perjanjian damai dengan Israel, maka saat sekarang ini adalah kesempatan. Namun dia tidak ingin melakukannya, dan akan bekerjasama dengan Obama untuk menenangkan situasi," ujarnya.*

Rep: Ahmad Sadzali
Red: Cholis Akbar

Share |
 
KOMENTAR
 
KIRIM KOMENTAR ANDA :
     
  Nama
  Email
  Komentar Anda
  Kode Keamanan
 
CAPTCHA Image
   
 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Hidayatullah.com. Redaksi berhak menghapus/menutup komentar yang berbau pelecehan, kasar, intimidasi, bertendensi SARA.

 

 
Info Anda
 
Busana Muslimah Syar'i

Pusat belanja online busana syar'i. Murah,berkualitas dan terpercaya.

http://www.deblishop.com/

https://www.facebook.com/DebliShop

 
Grosir Kaos Kaki

Kaos Kaki Muslimah, Kaos Kaki Wudhu dan banyak pilihan kaos kaki dengan HARGA GROSIR. Menerima pesanan Kaos Kaki Logo Sekolah.
http://grosirkaoskakionline.com, http://kaoskakisekolah.com

 
Mushaf Pena : Harga Obral

Al-Quran Elektronik, teknologi terbaru membantu Anda belajar membaca dan tadarus Al-Quran. Diskon Besar!

www.mushafpena.com

 
 
   Berita Internasional Lainnya
  WHO Bantu Saudi Atasi Coronavirus Sebelu...
  Adebolajo Penjagal London dari Keluarga ...
  Pramuka Homo Amerika, Jadi Anggota Boleh...
  Babi Amerika Diberi Pakan Ganja Agar Gem...
  Kasus Keracunan di Al-Azhar Kemungkinan ...
  Penculik Bebaskan Personel Keamanan Mesi...
  Diteror Ular, Puluhan Warga Iraq Tewas
  Iran Tak Akui Drone yang Ditemukan di Ba...
  Bugil ala Femen, Gadis Tunisia Ditangkap
  Amerika Akui Sengaja Bunuh Anwar Al-Awla...
Kontak Kami   |  Tentang Kami   |  Iklan   |  
© 2010 Hidayatullah.Com, All Rights Reserved