Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Junta Myanmar Bebaskan 2.100 Tahanan Politik dengan Alasan Kemanusiaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Mei 2023 15:07 3:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Mei 2023 15:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Junta militer Myanmar, hari Rabu (3/5/2023), mengatakan pihaknya membebaskan lebih dari 2.100 tahanan politik dengan alasan kemanusiaan.

Stasiun televisi pemerintah MRTV melaporkan bahwa ketua dewan militer Myanmar, Min Aung Hlaing, memberikan pengampunan kepada 2.153 tahanan pada hari perayaan paling suci untuk umat Buddhis, menandai kelahiran penerangan agung dan kematian Buddha (Waisak).

Pembebasan dimulai pada hari Rabu ini, dan kemungkinan akan rampung dalam beberapa hari. Nama-nama mereka yang dibebaskan tidak dirilis, tetapi tidak termasuk Aung San Suu Kyi yang dihukum 33 tahun penjara untuk belasan dakwaan.

Ketentuan pengampunan memperingatkan bahwa jika tahanan yang dibebaskan melanggar hukum lagi, mereka harus menjalani sisa hukuman awal mereka di samping hukuman lain apa pun yang akan diberikan untuk pelanggaran baru, lansir Associated Press.

Pembebasan tahanan massal biasa terjadi pada hari libur besar di Myanmar. Pembebasan serupa terakhir dilakukan pada Juli 2021, ketika 2.296 tahanan dibebaskan.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Assistance Association for Political Prisoners mengatakan pada hari Selasa bahwa 17.897 orang yang ditahan sejak kudeta militer tahun 2021 masih mendekam di tahanan. Kelompok itu giat mendata jumlah penangkapan dan korban tindak represif junta militer.

Hingga hari Selasa kemarin, 3.452 warga sipil telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak militer mengambil alih kekuasaan, menurut laporan Assistance Association for Political Prisoners.

Pekan lalu, bekas sekretaris jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak militer Myanmar untuk mengambil inisiatif guna menemukan jalan keluar dari krisis politik yang penuh kekerasan di negara tersebut, termasuk melepaskan tahanan politik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:junta militermyanmartahanan politik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jalan Al-Mutanabbi, Pasar Buku di Baghdad yang Bersejarah
Tulisan selanjutnya Pemerintah Berhasil Mengevakuasi sebanyak 949 WNI dari Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?