Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Pedofilia Internasional Diringkus, 98 Penjahat Ditangkap di AS dan Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2023 19:07 7:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Agustus 2023 19:10
Bagikan
Foto: Konferensi pers dengan Petugas Polisi Australia, Komandan Helen Schneider (kiri) dengan Agen FBI, Nitiana Mann di Canberra, Australia (AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—98 orang yang terkait dengan kelompok pedofil internasional di Amerika Serikat (AS) dan Australia ditangkap dalam operasi kejahatan seksual anak besar-besaran.

Biro Investigasi Federal AS (FBI) dan Polisi Federal Australia (AFP) mengumumkan jumlah penangkapan dalam konferensi pers bersama setelah melakukan operasi gabungan.  

Operasi gabungan berjuluk ‘Operasi Bakis’, oleh Polisi Federal Australia (AFP) dan FBI menyebabkan 79 penangkapan, 65 dakwaan, dan 43 hukuman di AS, sementara 19 orang ditangkap di Australia.

“Jaringan pelecehan anak global adalah jaringan peer to peer dengan beberapa pelanggar melakukan pelanggaran selama lebih dari 10 tahun,” kata Komandan Polisi Federal Australia Helen Schneider dalam konferensi pers pada Selasa (8/8.2023).

“Beberapa anak diketahui oleh orang-orang yang ditangkap,” tambah Schneider tetapi tidak mengungkapkan lebih lanjut.

Baca Juga

Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mereka yang ditangkap di Australia berusia antara 32 hingga 81 tahun, kata badan kepolisian federal. Sejauh ini, dua telah dijatuhi hukuman.

Helen Schneider menjelaskan bahwa tersangka terlibat, melakukan operasi melalui web gelap dan menggunakan perangkat lunak tertentu untuk berbagi file tanpa mudah diidentifikasi.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar tersangka di Australia memiliki karir dengan keahlian khusus dan pemahaman jaringan yang membantu mereka untuk tidak terdeteksi.

FBI juga bertindak untuk memberi tahu otoritas negara lain tentang tersangka yang berada dalam yurisdiksi mereka.  Nitiana juga menyebutkan bahwa lebih dari 200 arahan internasional dikirim ke negara-negara dunia ketiga selama operasi tersebut, sementara lebih dari 300 penyelidikan pelecehan seksual terhadap anak diluncurkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AFPAmerika SerikatASAustraliaBiro Investigasi Federal ASFBIHeadlinekejahatan seksual anakpedofil internasionalPolisi Federal Australia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Golkar dan PAN Resmi Deklarasikan Prabowo sebagai Capres 2024-2029
Tulisan selanjutnya Al-Quran Mengancam Umat Muslim yang Mengikuti Yahudi dan Nasrani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara

Terbaru

  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

30 September 2026 13:16
Berita

Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

30 September 2026 12:55
Berita

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

29 September 2026 20:51
Berita

Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

29 September 2026 18:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?