Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sekarang 1 Per 10 Orang di Jepang Berusia 80 Tahun atau Lebih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2023 17:06 5:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2023 17:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lebih dari satu per 10 orang di Jepang sekarang berusia 80 tahun atau di atasnya.

Data nasional juga menunjukkan sebanyak 29,1% dari 125 juta penduduk Jepang berusia 65 tahun atau lebih, lansir BBC Selasa (19/9/2023).

Jepang merupakan salah satu negara di dunia dengan angka kelahiran terendah dan sejak lama berjibaku mengatasi penuaan populasi.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, populasi Jepang merupakan yang tertua di dunia, dilihat dari proporsi orang berusia 65 tahun atau lebih. 

Proporsi kelompok usia tersebut pada 24,5% di Italia dan 23,6% di Finlandia, yang masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Di Jepang, mereka yang berusia di atas 65 tahun diperkirakan berjumlah 34,8% dari populasi pada tahun 2040, menurut data National Institute of Population and Social Security Research.

Warga lansia yang masih bekerja di negara ini termasuk yang tertinggi di antara negara-negara maju lainnya – pekerja berusia 65 tahun atau lebih mencakup lebih dari 13% angkatan kerja nasional.

Namun demikian, bukan berarti belanja Jepang untuk menjamin kesejahteraan sosial warganya menjadi lebih ringan.

Seperti diketahui, untuk tahun fiskal mendatang Jepang menyetujui penambahan anggaran kesejahteraan sosial untuk rakyat – yang jumlahnya merupakan rekor baru – disebabkan antara lain karena kenaikan biaya hidup.

Di Jepang diperkirakan kurang dari 800.000 bayi yang lahir tahun lalu – jumlah terendah sejak pencatatan dimulai pada abad ke-19. Pada era 1970-an, angka kelahirannya lebih dari dua juta.

Upaya untuk meningkatkan angka kelahiran juga tidak membuahkan hasil di tengah meningkatnya biaya hidup, serta budaya jam kerja di Jepang yang dikenal sangat panjang.

Perdana Menteri Fumio Kishida pada bulan Januari mengatakan negaranya berada di tepi jurang tidak dapat berfungsi sebagai sebuah masyarakat disebabkan penurunan angka kelahiran.

Namun, pihak berwenang masih ragu menerima pekerja migran sebagai solusi terhadap penurunan kesuburan. Orang Jepang dikenal sebagai bangsa yang sangat bangga dengan tradisi dan budayanya, serta agak sulit hidup berdampingan dengan orang yang memiliki budaya berbeda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangPopulasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kanal YouTube Russell Brand Tidak Lagi Bisa untuk Cari Duit
Tulisan selanjutnya Pesawat Keempat Saudi Berisi Bantuan untuk Korban Banjir Libya Bertolak dari Riyadh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?