Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mahasiswa dari Luar Provinsi Quebec Kanada Wajib Bisa Bahasa Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2023 18:38 6:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2023 18:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Provinsi Quebec di Kanada memperkenalkan kebijakan baru berupa kenaikan uang kuliah dan kewajiban cakap berbahasa Prancis bagi mahasiswa perguruan tinggi yang berasal dari luar wilayahnya.

Peraturan baru itu akan berlaku mulai tahun 2024.

Dalam sebuah surat yang dipublikasikan hari Kamis (14/12/2023), Menteri Pendidikan Tinggi Quebec Pascale Déry mengatakan uang kuliah bagi mahasiswa dari luar wilayahnya (dari daerah lain di Kanada) akan naik dari C$9.000 menjadi C$12.000 setahun.

Kenaikan 33% itu lebih kecil dibandingkan apa yang diminta oleh pihak provinsi pada bulan Oktober, yaitu kenaikan seratus persen uang kuliah bagi mahasiswa dari luar wilayahnya. Rata-rata uang kuliah bagi penduduk Quebec sekitar $6.500.

Provinsi itu juga akan mengharuskan 80% mahasiswa dari luar Quebec mencapai level intermediate untuk kecakapan berbahasa Prancis ketika mereka lulus, dan pihak perguruan tinggi akan dikenai denda apabila tidak mencapai target itu.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Perguruan-perguruan tinggi juga harus merelakan sebagian besar uang kuliah dari mahasiswa internasional masuk ke kas provinsi dan bukan kantong anggaran operasional mereka. Dana tersebut nantinya akan dibagikan ke perguruan-perguruan tinggi berbahasa Prancis.

Dalam surat tersebut, Déry mengatakan kepada tiga universitas berbahasa Inggris yang ada di Quebec – McGill dan Concordia di Montreal, serta Bishop’s di Sherbrooke – bahwa perubahan peraturan tersebut dimaksudkan untuk menyeimbangkan pendanaan yang diterima universitas berbahasa Inggris dan Prancis di wilayah provinsi itu.

Kebijakan baru itu juga berarti pemerintah Quebec tidak lagi banyak mengeluarkan anggaran untuk memberikan subsidi bagi mahasiswa dari daerah-daerah Kanada lainnya dan membantu melestarikan bahasa Prancis, yang selama ini umum dipakai di daerah itu.

Rektor McGill University Deep Saini menyebut rencana itu sebagai “serangan terarah” yang sengaja ditujukan kepada tiga universitas berbahasa Inggris yang ada di Quebec.

Saini juga mengatakan pihaknya tidak tertutup kemungkinan akan membuka kampus di luar Quebec atau melayangkan gugatan hukum.

Rektor Concordia University Graham Carr mengatakan kepada koran Montreal Gazette bahwa keputusan itu akan menurunkan jumlah mahasiswa dan merusak reputasi Quebec.

Baik McGill maupun Concordia mengatakan bahwa pendaftaran mahasiswa sebelum ini sudah berkurang sekitar 20%, dan perubahan peraturan itu justru akan merugikan mereka C$150 juta setahun. McGill mengatakan pihaknya kemungkinan terpaksa melakukan 700 pemutusan hubungan kerja, lansir BBC.

Keputusan baru itu merupakan bagian dari upaya Quebec melindungi identitasnya sebagai wilayah di Kanada yang berbahasa Prancis, bahasa yang dulu dominan di daerah bekas jajahan Prancis di Amerika Utara.

Pada bulan Juni, Quebec meloloskan undang-undang yang menegaskan secara hukum bahwa Prancis adalah satu-satunya bahasa resmi dan bahasa yang umum dipakai di Quebec.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanadaPrsncisQuebec
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Elemen Masyarakat Sulawesi Selatan Gelar Aksi Solidaritas Palestina
Tulisan selanjutnya Ledakan Dilaporkan Terjadi di Perairan Dekat Selat Bab al-Mandeb

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?