Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Soal Penyerbuan Pengungsi Rohingya, Muhammadiyah: Mahasiswa Tak Merasakan Derita Saat Tsunami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2023 22:01 10:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2023 21:45
Bagikan
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh M. Yamin, SE, M. Si
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan Muhammadiyah Aceh mengaku sejak awal organisasainya tidak memberikan peluang kepada warga dan para mahasiswanya melakukan aksi dan ikut-ikutan menggeruduk pengungsi Rohingnya yang berstatus korban konflik di Banda Aceh.

Menurut Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh M. Yamin, SE, M. Si, sampai hari ini masih terjadi simpang siur terkait aksi mahasiswa menggeruduk pengungungsi Rohingya di Banda Aceh, yang terjadi hari Rabu lalu.

Yamin, yang juga Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), mengatakan, mahasiswamua memang mendapat undangan dari kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Nusantara untuk melakukan aksi ini.

“Mahasiswa Unmuha juga sudah dipanggil oleh pihak rektorat untuk melakukan klarifikasi, bahwa ini tidak ada kaitannya dengan Unmuha secara kelembagaan.  Mereka tidak berkoordinasi sama sekali,” ujar pria yang juga Koordinator MDMC dan LAZISMU ini.

Demikian juga, kata Yamin, Rektor Unmuha Dr Aslam Nur menyampaikan, bahwa Unmuha sejak tidak memberikan izin atau rekomendasi untuk demonstrasi tersebut.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Yamin menjelaskan, sejak pendaratan pertama pengungsi Rohingya di Aceh tahun 2015,  telah melakukan banyak kegiatan di kamp pengungsian, di antaranya kegiatan psikososial dan pembinaan keagamaan dengan mendirikan balai pengajian dan tempat shalat, yang diberi nama Balai Ahmad Dahlan.

Program ini sudah dikerjakan oleh Muhammadiyah, sebab ormas Islam ini memiliki lembaga kemanusiaan yang disebut dengan Muhammad Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), yang selama ini menjadi leading sektor dalam peristiwa-peristiwa kebencanaan dan kemanusiaan. Juga ditopang oleh LAZISMU sebagai leading sektor dalam bidang fundraising.

Yamin menambahkan, Aceh pernah merasakan situasi yang hamper sama dengan pengungsi ketika konflik melanda Aceh bertahun-tahun. Konflik ini  menyisakan banyak trauma, baik orang tua maupun anak-anak.

“Setelah konflik pun, kita masih dihadapkan dengan bencana yang cukup dahsyat berupa gempa dan gelombang tsunami tahun 2004,” ungkapnya.

Dalam hal ini, kata Yamin, rakyat Aceh dan warga Muhammadiyah menyaksikan seluruh dunia berempati kepada Aceh, berbondong-bondong mereka datang ke Aceh untuk memberikan semangat dan bantuan agar kita kembali bangkit.

Sekarang ketika orang Aceh terlihat gagah perkasa, mestinya tidak lupa dengan keadaan itu, katanya.

“Saya rasa mahasiswa yang demontrasi itu tidak pernah tahu bagaimana buruknya situasi psikologi masyarakat kita sejak konflik hingga tsunami, sehingga mereka tidak memiliki empati dan literasi yang memadai tentang kemanusiaan,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yamin, dosen-dosen di kampus perlu memberikan edukasi yang baik kepada mahasiswa diantaranya menyajikan informasi di kelas di sela-sela kuliah, terkait dengan situasi Aceh saat konflik dan tsunami.

“Bahkan,  jika perlu mengundang beberapa orang kunci yang benar-benar merasakan dahsyatnya tsunami, kemudian dibawa ke kelas biar dia bercerita. Karena, bisa jadi mahasiswa-mahasiswa saat ini adalah anak-anak yang orang tuanya dulu juga korban konflik dan tsunami,” ujarnya. 

Yamin menegaskan, di Muhammadiyah tidak ada prokontra terhadap berbagai peristiwa kemanusiaan. Sikap Muhammadiyah terhadap bencana dan peristiwa kemanusiaan cukup jelas.

Itu pula sebabnya Muhammadiyah memiliki majelis khusus yang menangani masalah-masalah kemanusiaan dan kebencanaan yaitu LRB/ MDMC.*/Sayed M. Husen (Aceh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineMuhammadiyahMuhammadiyah AcehPengungsi RohingyaPenyerbuan Rohingyatsunami Aceh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal Zionis: Militer ‘Israel’ Berikan Informasi dan Kemenangan Palsu Melawan Hamas
Tulisan selanjutnya Penjajah ‘Israel’ Menghancurkan lebih dari 200 Situs Arkeologi di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?