Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari 1.000 Pasien Antre Masuk Rawat Inap di Rumah Sakit di Italia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2024 08:32 8:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2024 08:32
Bagikan
sakit
Bagikan

Hidayatullah.com– Rumah sakit di wilayah kota Roma dan sekitarnya kewalahan di mana lebih dari 1.000 pasien antre untuk masuk rawat inap, menurut Italian Society of Emergency Medicine and Urgent Care.

Dilansir Euronews Rabu (3/1/2024), baru beberapa hari lalu ambulans mengantre di luar berbagai rumah sakit di Roma. Di daerah lain di Italia seperti Lombardi, pasien berdesakan di ruang tunggu sampai ada tempat tidur kosong tersedia.

Di kota-kota besar seperti Turin, banjir pasien bahkan menyebabkan kekurangan tandu untuk pasien.

Menurut Italian Society of Emergency Medicine and Urgent Care (Simeu), situasi terburuk dialami wilayah ibu kota Roma dan sekitarnya di mana lebih dari 1.100 pasien menunggu giliran untuk mendapatkan tempat tidur.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik, tetapi kami menghadapi situasi yang teramat sulit,” kata Ketua Simeu Fabio de Laco seperti dilansir Euronews.

Baca Juga

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

Menurut Sineu, jumlah pasien antre rawat inap di Piedmont mencapai sekitar 500, sementara di wilayah Lombardy dan ibu kotanya, Milan, pelayanan rawat inap normal terpaksa dihentikan sementara untuk menyediakan tempat tidur bagi pasien darurat.

Lonjakan pasien di rumah sakit di Italia disebabkan merebaknya penyakit gangguan pernapasan terutama di kalangan manula.

“Covid agak menurun pekan lalu, sementara flu meluas, tetapi virus-virus lain juga menyebabkan pasien menumpuk di rumah sakit dan memberikan tekanan besar terhadap layanan kedaruratan,” kata De Laco hari Selasa seperti dilaporkan media setempat.

Pada pekan sebelum Natal, dari 18 sampai 24 Desember, epidemi influenza mencapai angka yang belum pernah dicapai pada musim-musim sebelumnya, menurut buletin kesehatan terbaru yang dirilis Higher Institute of Health.

Tidak hanya rumah sakit yang kekurangan tempat tidur, dokter yang bertugas juga kelelahan karena terlalu banyak pasien yang harus mereka tangani.

Simeu mengatakan banyak dokter yang bekerja di rumah sakit umum di Italia belum dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru, karena mereka harus merawat pasien tanpa henti pada masa itu.

Para pakar mendesak agar masyarakat mendapatkan vaksinasi influenza, terutama karena anak-anak kembali ke bangsu sekolah usai liburan akhir tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Italia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Israel PTSD Akibat Perang dengan Pejuang Palestina, 1.600 Tentara ‘Israel’ Menderita PTSD
Tulisan selanjutnya Penembakan Imam Masjid Muhammad Newark Seorang Imam Masjid di Amerika Serikat Wafat Usai Ditembak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Berita
4 Oktober 2026 21:08
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

4 Oktober 2026 15:56
Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?