Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden China Ingin Hubungan dengan Indonesia Makin Erat di Kepimpinan Prabowo

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 April 2024 05:27 5:27 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 April 2024 07:30
Bagikan
Presiden Xi Jinping bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Balai Agung Rakyat, Beijing pada Senin (1/4/2024). (ANTARA/HO-Xinhua)
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Xi Jinping berharap hubungan antara China dan Indonesia dapat semakin erat dalam kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Perubahan dunia semakin cepat dalam satu abad terakhir. China ingin menjaga hubungan erat dengan Indonesia dan memperkuat kerja sama di masa mendatang,” kata Presiden Xi Jinping dalam pernyataan resmi seperti dimuat di laman media pemerintah China pada Senin, (1/4/2024).

Pertemuan Presiden Xi Jingping dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berlangsung di Balai Agung Rakyat, Beijing pada Senin yang juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Presiden Xi Jinping mengundang Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan sekaligus presiden terpilih untuk melakukan kunjungan resmi ke China pada 31 Maret – 2 April 2024. Kunjungan Prabowo ke China tersebut menjadi kunjungan luar negeri pertamanya sebagai presiden terpilih.

“China dan Indonesia harus secara aktif mempraktikkan ‘Five Principles of Peaceful Coexistence’, meneruskan semangat persatuan, persahabatan, dan kerja sama seperti dalam kesepakatan Bandung, mendorong multipolaritas dunia yang setara serta globalisasi ekonomi yang inklusif,” tambah Presiden Xi Jinping dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Presiden Xi Jinping juga berharap Indonesia pada masa kepemimpinan Prabowo Subianto dapat memperkuat kolaborasi multilateral dan menjaga kepentingan bersama negara-negara berkembang.

“China ingin bekerja sama dengan Indonesia untuk menjaga kesatuan dan sentralitas ASEAN, mempertahankan arsitektur regional yang inklusif, dan membangun komunitas China-ASEAN dengan masa depan bersama yang lebih erat,” demikian disebutkan dalam pernyataan tersebut.

“Five Principles of Peaceful Coexistence” terdiri dari lima prinsip yaitu saling menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah, tidak melakukan agresi, tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing, menjaga kesetaraan dan hubungan yang saling menguntungkan, serta hidup berdampingan secara damai.

Sedangkan Prabowo Subianto dalam pertemuan tersebut menyatakan kegembiraannya menjadikan China sebagai negara pertama yang dikunjungi setelah terpilih menjadi presiden.

“China adalah negara besar dengan pengaruh yang penting,” kata Prabowo.

Prabowo dalam pernyataan tersebut mengatakan Indonesia dan China juga selalu menghormati dan memperlakukan satu sama lain secara setara.

“Saya sangat mengagumi pencapaian rakyat China di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, dan saya ingin belajar dari pengalaman Partai Komunis China dan memperdalam pertukaran pemahaman dalam tata kelola pemerintahan,” ungkap Prabowo, dikutip laman Antara.

Pernyataan itu mengatakan Prabowo menyebut China adalah mitra besar kerja sama Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan China berpartisipasi secara aktif dalam perekonomian dan membantu pembangunan nasional Indonesia.

“Saya mendukung penuh hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan China. Saya bersedia melanjutkan kebijakan Presiden Joko Widodo terhadap China dengan berpegang teguh pada independensi dan kebijakan ‘Satu China’ yang selalu diusung pemerintah Indonesia,” tambah Prabowo.

Prabowo disebut mendukung kepentingan utama baik Indonesia maupun China untuk mendorong hubungan yang lebih komprehensif antara kedua negara dan membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi kedua negara.

“Pemerintahan baru Indonesia bersedia untuk secara aktif mendorong strategi pembangunan kedua negara, kerja sama di berbagai bidang termasuk ekonomi, perdagangan dan pengentasan kemiskinan,” kata Prabowo .

Dalam pertemuan itu, dibahas juga soal kondisi Palestina saat ini.

“Saya mengapresiasi peran China terkait masalah internasional, khususnya soal Palestina. Indonesia bersedia memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan China dalam masalah internasional dan regional serta berkontribusi yang lebih besar dalam kerja sama Selatan-Selatan,” ungkap Prabowo.

Dalam lawatannya ke China, Prabowo didampingi antara lain dengan putranya, Ragowo Hediprasetyo, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sugiono, Asisten Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo.

Kemudian, Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan RI Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, Direktur Jenderal Rencana Pertahanan Kemhan RI Laksamana Muda TNI Supo Dwi Diantara, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari serta pejabat terkait lainnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaHeadlinePrabowo SubiantoPresiden Xi Jinping
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Bunuh Lima Warga Asing Pekerja Kemanusiaan World Central Kitchen di Gaza
Tulisan selanjutnya BPOM Temukan 9.262 Sampel Takjil Mengandung Bahan Berbahaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?