Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jerman Deklarasikan Gerakan Non-Kekerasan BDS Sebagai ‘Ekstremis’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Juni 2024 15:55 3:55 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Juni 2024 16:30
Bagikan
Jerman Tetapkan BDS Sebagai Gerakan Ekstremis
Bagikan

Hidayatullah.com – Jerman menetapkan kelompok Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) yang pro-Palestina sebagai “gerakan ekstremis,” lansir New Arab pada Rabu (19/06).

Keputusan tersebut diambil setelah laporan badan intelijen dalam negeri Jerman yang menuduh gerakan tersebut dicurigai sebagai gerakan ekstremis.

Laporan tersebut mendasarkan pada partisipasi gerakan BDS dalam demonstrasi dan aksi anti-Israel sejak dimulainya perang di Gaza pada tanggal 7 Oktober.

Laporan tersebut juga menyoroti dokumen pendirian BDS yang menyerukan pembebasan semua tanah Arab – termasuk Palestina – yang diklaim oleh Zionis ‘Israel’ dan banyak sekutunya sebagai antisemit dan menghasut kekerasan terhadap Yahudi.

BDS adalah gerakan non-kekerasan dipimpin oleh Palestina yang mempromosikan pemboikotan produk-produk ‘Israel’, penarikan investasi dari ‘Israel’, dan sanksi-sanksi terhadap entitas Zionis tersebut, sebagai tanggapan atas pendudukan ‘Israel’ yang terus berlanjut di Tepi Barat, perang dan pengepungan di Gaza, dan penindasan terhadap rakyat Palestina.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Kelompok ini menggambarkan dirinya sebagai “menjunjung tinggi prinsip dasar bahwa warga Palestina berhak atas hak yang sama dengan umat manusia lainnya”.

Dengan mengklasifikasikan kelompok tersebut sebagai “ekstremis”, pihak berwenang Jerman akan dapat memantau para aktivis gerakan tersebut dan merekrut informan di dalam organisasi tersebut, demikian menurut laporan media.

Pada tahun 2019, parlemen Jerman menyetujui sebuah resolusi yang mengecam BDS dan menggambarkan metodenya sebagai “antisemit”, yang merupakan badan legislatif Eropa pertama yang melakukannya.

Mosi yang tidak mengikat ini berjanji untuk tidak mendukung secara finansial proyek apa pun yang menyerukan boikot terhadap Israel, secara aktif mendukung gerakan BDS, atau “mempertanyakan hak Israel untuk hidup”.

Jerman telah menyuarakan dukungan yang tak tergoyahkan bagi ‘Israel’ sejak dimulainya kampanye udara dan darat yang ganas di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 37.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Meskipun ada kritik yang sangat terbatas atas jumlah korban jiwa yang sangat besar dan tindakan militer ‘Israel’, Berlin terus mendukung ‘Israel’dalam serangan yang oleh banyak negara di seluruh dunia disebut sebagai genosida.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotGerakan BDSJermanKelompok Ekstremis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Salurkan Beras, Senyum Bahagia Santri Tahfidz Cahaya Al-Quran Terukir
Tulisan selanjutnya Jumlah Jamaah Haji yang Meninggal Dunia Melonjak Jadi 900, Mayoritas asal Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat

Berita
1 Oktober 2026 16:02
Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas
Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?