Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terbang Memutar Lewat Mesir, Drone Houthi Jelajahi 2.000 KM untuk Capai Tel Aviv

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Juli 2024 09:55 9:55 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Juli 2024 09:55
Bagikan
Drone Hermes 900
Bagikan

Hidayatullah.com – Pekan lalu, sebuah pesawat tak berawak Houthi yang diluncurkan dari Yaman berhasil meledak di Tel Aviv. Entitas Zionis mengklaim telah melacak drone tersebut oleh Udara setidaknya selama enam menit sebelum menghantam targetnya, menewaskan seorang tentara Israel dan melukai beberapa orang lainnya.

Bagaimana drone Houthi dapat menembus ‘Israel’ yang disebut-sebut memiliki pertahanan udara dan militer tercanggih di dunia ini? Pasukan Penjajahan Israel (IDF) mengklaim bahwa insiden ini dikarenakan kesalahan manusia.

Drone yang diidentifikasi oleh IDF sebagai Samad-3 buatan Iran yang telah dimodifikasi untuk memiliki jangkauan yang lebih jauh, telah terbang selama lebih dari 10 jam untuk mencapai ‘Israel’.

Menurut penilaian militer, pesawat tak berawak itu tidak mengikuti rute langsung ke ‘Israel’ dari Yaman. Drone tersebut melintasi Mesir dan terbang ke Tel Aviv dari arah Laut Mediterania dengan ketinggian rendah, melakukan perjalanan lebih dari 2.000 (1.200 mil) kilometer untuk mencapai I’srael’.

Samad-3 sebelumnya dilaporkan memiliki jarak tempuh sekitar 1.500 kilometer. IDF memperkirakan Houthi telah memodifikasi pesawat tanpa awak buatan Iran itu sehingga dapat membawa bahan peledak di bawah 10 kilogram, turun dari standar 18 kilogram. Sehingga drone ini dapat menampung lebih banyak bahan bakar, terbang lebih lama, dan mencapai ‘Israel’.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Menurut penyelidikan awal Angkatan Udara Zionis (IAF), pesawat tak berawak itu diidentifikasi dan diikuti selama sekitar enam menit, tetapi karena kesalahan manusia yang tidak disebutkan, itu tidak diklasifikasikan sebagai ancaman.

Juru Bicara IDF Daniel Hagari dalam konferensi pers pada hari Jumat membantah bahwa target tersebut dianggap sebagai pesawat tak berawak yang bersahabat dan oleh karena itu tidak dilacak.

“Jawabannya adalah tidak,” katanya menanggapi pertanyaan tentang masalah ini. “Dalam peristiwa ini, ini adalah sebuah kesalahan, ada semacam identifikasi, dan kami sekarang sedang menyelidiki seluruh rantai mengapa tidak ada pencegatan.”

Di tengah serangan tersebut, IAF juga melacak dan menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak yang mendekat dari arah timur, yang tampaknya diluncurkan dari Irak.

Menurut IAF, pengumuman Komando Pusat AS pada hari Jumat yang menggambarkan rudal dan pesawat tak berawak Houthi yang dihancurkan mengacu pada insiden pada Kamis pagi dan tidak terkait langsung dengan serangan semalam.

IAF telah diberitahu oleh CENTCOM tentang insiden sebelumnya pada hari Kamis, seperti halnya dengan pencegatan dan serangan yang hampir setiap hari dilakukan oleh pasukan AS. Karena jarak satu hari penuh antara kedua peristiwa itu, IAF telah menyimpulkan bahwa kemungkinan besar tidak ada hubungan langsung antara pesawat tak berawak yang dihancurkan Amerika dan satu UAV yang menghantam Tel Aviv.

Setelah serangan pesawat tak berawak yang mematikan tersebut, militer mengatakan bahwa mereka meningkatkan patroli jet tempur di langit untuk mengidentifikasi ancaman. Israel juga mempertimbangkan untuk menyerang Houthi secara langsung sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

Pesawat tak berawak pada hari Jumat merupakan pesawat tak berawak pertama yang diluncurkan Houthi yang mencapai Tel Aviv.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Houthiisraelsolidaritas palestinatel avivyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjelang Pembukaan Olimpiade 2024, Prancis Tempatkan Ribuan Muslim di Bawah Pengawasan Ketat
Tulisan selanjutnya Zionis ‘Israel’ Lancarkan Pembantaian Usai Perintahkan Evakuasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?