Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Cuaca Memanas Warga China Berdebat Perihal AC di Ruang Kelas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 September 2024 17:54 5:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 September 2024 17:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Gelombang hawa panas tidak biasa yang melanda sebagian wilayah China menicu perdebatan perihal penggunaan pendingin udara (AC) di ruang kelas sekolah-sekolah di negeri panda itu.

Orangtua di sejumlah kota terpanas China mendesak pihak sekolah untuk memasang pendingin udara di dalam kelas karena suhu udara sudah melebihi 35 derajat Celsius.

Perbincangan soal pendingin udara itu memanas di kota Changsha, di mana departemen pendidikan setempat mengatakan tidak akan memasang AC supaya para siswa dapat “menumbuhkan semangat kerja keras dan ketahanan”.

Namun, komentar tersebut justru mengundang kemarahan warganet, menicu perdebatan siapa yang harus membayar biaya pemasangan dan konsumsi listrik AC, serta apakah alat tersebut memang perlu untuk digunakan.

“Kerja keras dan ketahanan? Kalau begitu, bisakah kita meminta biro pendidikan untuk bekerja dalam suhu 40 derajat, setelah itu berdiskusi apakah ini cara untuk menumbuhkan semangat tersebut pada anak-anak?” tulis salah satu pengguna Weibo seperti dilansir BBC Selasa (10/9/2024).

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Pemanasan global sudah menjadi masalah serius. Apa yang Anda ingin anak-anak lakukan?” tanya pengguna Weibo lainnya.

Sebagian besar ruang kelas di sekolah-sekolah di China tidak memiliki AC dan mengandalkan kipas di langit-langit. Namun, desakan untuk memasang pendingin udara semakin menguat kurun beberapa bulan terakhir.

“Tanpa AC, akan sulit untuk berkonsentrasi belajar,” kata Lin Yujun, ayah seorang siswa sekolah menengah pertama di Guangdong, China bagian selatan, kepada Sixth Tone.

Tidak semua orangtua setuju dengan pemasangan AC. Sebagian dari mereka khawatir tentang tingginya risiko penyebaran flu atau infeksi lain di sekolah dalam ruang kelas ber-AC. Sebagian lain menyarankan dilakukannya perubahan pada kalender akademik sekolah.

“Cuaca di bulan September tahun-tahun sebelumnya tidak pernah sepanas ini. Mungkin dewan pendidikan dapat memperpanjang masa liburan sekolah, tergantung pada cuaca,” kata seorang orangtua di Chongqing kepada CQ News.

Sekolah-sekolah enggan menanggung biaya tinggi untuk pemasangan AC dan tagihan listrik yang menyertainya.

Sebuah sekolah dasar di kota Xiangtan, bagian selatan China, menuai kritik karena meminta orangtua ikut menanggung biaya AC, lapor Sixth Tone, situs berita yang berbasis di Shanghai.

Biro pendidikan wilayah setempat kemudian memerintahkan sekolah untuk mengganti biaya yang dikeluarkan oleh orangtua.

“[Semua orang] berputar-putar dalam masalah ini. Pada akhirnya, anak-anaklah yang menjadi korbannya,” tulis seorang pengguna Weibo mengomentari perselisihan perihal penggunaan AC di ruang kelas.

Sebagian sekolah mencoba mengatasi hawa panas tanpa bantuan AC, mereka menempatkan ember berisi balok es besar di dalam kelas untuk mendinginkan ruangan.

Beberapa sekolah di Provinsi Jiangxi dan Provinsi Sichuan memilih untuk menunda satu pekan dimulainya semester musim gugur, yang seharusnya dimulai pada tanggal 2 September.

Awal tahun ini, biro meteorologi China memperingatkan akan gelombang hawa panas yang lebih panas dan berlangsung lebih lama, serta bahwa suhu maksimum di seluruh negeri kemungkinan akan naik hingga 2,8 derajat Celsius dalam 30 tahun ke depan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacuaca
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Kebudayaan Italia Mundur, Nangis Akui Angkat Selingkuhan Jadi Penasihat
Tulisan selanjutnya Pertama Kalinya dalam 13 Tahun, Turki Diundang KTT Liga Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?