Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Survei: Sistem Kesehatan AS Terburuk diantara Negara Maju

Survei menemukan bahwa Amerika Serikat memiliki sistem perawatan kesehatan paling buruk di antara 10 negara maju

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 September 2024 08:58 8:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 September 2024 10:00
Bagikan
Sistem Kesehatan Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com – Survei terbaru menemukan bahwa Amerika Serikat, negara adidaya dunia, ternyata memiliki sistem pelayanan kesehatan terburuk di antara 10 negara maju.

Studi Commonwealth Fund yang dirilis pada Kamis menemukan bahwa Australia, Belanda, dan Inggris memiliki tiga sistem terbaik, namun mengatakan, “Perbedaan dalam kinerja keseluruhan di antara sebagian besar negara relatif kecil.”

Namun, tidak termasuk Paman Sam, yang dikatakan sebagai “satu-satunya pengecualian yang jelas” karena sistem pelayanan kesehatan AS berkinerja “jauh lebih rendah” daripada negara-negara maju lain.

“AS terus berada di kelasnya sendiri dalam hal kinerja yang buruk di sektor perawatan kesehatannya,” bunyi laporan tersebut, dikutip Anadolu, Kamis (19/09/2024).

“Sementara sembilan negara lainnya berbeda dalam rincian sistem mereka dan dalam kinerja mereka di berbagai bidang, tidak seperti AS, mereka semua telah menemukan cara untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan yang paling mendasar bagi penduduknya, termasuk cakupan universal.”

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Commonwealth Fund adalah sebuah yayasan swasta yang membuat laporan tahunan mengenai peringkat perawatan kesehatan sejak 2004.

Survei ini mengamati sistem perawatan kesehatan di Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Belanda, Selandia Baru, Swedia, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat. Survei ini mengevaluasi mereka berdasarkan akses terhadap perawatan, proses perawatan, efisiensi administrasi, kesetaraan, dan hasil kesehatan.

Meskipun tidak ada negara yang berkinerja baik secara konsisten di semua domain, AS berada di peringkat terakhir dalam hal akses terhadap perawatan, proses perawatan, kesetaraan dan hasil kesehatan. AS berada di peringkat kesembilan dalam hal efisiensi administrasi, hanya lebih baik dari Swiss.

Swedia tidak termasuk dalam kategori kesetaraan karena perubahan undang-undang privasi yang melarang survei untuk mengajukan pertanyaan terkait pendapatan kepada responden.

Keterjangkauan masih menjadi hambatan utama bagi orang Amerika yang ingin mengakses sistem perawatan kesehatan negara itu, yang digambarkan oleh laporan itu sebagai “masalah yang merajalela.”

Diperkirakan 26 juta orang Amerika tidak memiliki jaminan perawatan kesehatan, sementara banyak orang lainnya tidak memiliki asuransi kesehatan karena meningkatnya biaya tambahan dalam rencana asuransi swasta.

“Persyaratan pembagian biaya yang ekstensif membuat banyak pasien tidak dapat mengunjungi dokter ketika masalah medis muncul, menyebabkan mereka melewatkan tes medis, perawatan, atau kunjungan tindak lanjut, dan menghindari mengisi resep atau melewatkan dosis obat mereka,” kata laporan itu.

Hal ini sangat berbeda dengan Inggris di mana Layanan Kesehatan Nasional menyediakan layanan kesehatan universal gratis, dan di Jerman, yang membatasi biaya sendiri berdasarkan pendapatan pasien.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJajak pendapatSistem Kesehatansurvei
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Bidan di Gaza, Membantu Persalinan Ibu-ibu Terluka Parah di Lantai
Tulisan selanjutnya Putra Mahkota: Saudi Tak akan Jalin Hubungan dengan ‘Israel’ tanpa Kemerdekaan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?