Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Google Pakai Tenaga Nuklir untuk Pasokan Listrik Pusat Data AI

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2024 13:24 1:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2024 13:22
Bagikan
google rusia
Bagikan

Hidayatullah.com– Google sudah menandatangani kesepakatan untuk penggunaan reaktor nuklir kecil sebagai pemasok listrik yang dibutuhkan untuk memberi daya pada pusat data kecerdasan buatan (AI) yang dikelolanya.

Google mengatakan perjanjian dengan Kairos Power akan memungkinkan mereka mulai menggunakan reaktor pertama pada dekade ini dan membangun lebih banyak lagi reaktor yang akan beroperasi pada tahun 2035.

Perusahaan tersebut tidak menjelaskan berapa nilai kesepakatan itu atau di mana pembangkit listrik bertenaga nuklir tersebut akan dibangun.

Semakin banyak perusahaan teknologi yang beralih ke sumber energi nuklir untuk memasok listrik yang digunakan oleh pusat data besar yang menggerakkan AI.

“Jaringan listrik membutuhkan sumber listrik baru untuk mendukung teknologi AI,” kata Michael Terrell, direktur senior energi dan iklim di Google.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Kesepakatan ini membantu mempercepat teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan energi secara bersih dan andal, serta membuka potensi penuh AI bagi semua orang,” imbuhnya, seperti dilansir BBC Senin (14/10/2024).

Kesepakatan dengan Google “penting untuk mempercepat komersialisasi energi nuklir canggih dengan menunjukkan kelayakan teknis dan pasar dari solusi yang penting untuk mendekarbonisasi jaringan listrik,” kata pejabat eksekutif Kairos, Jeff Olson.

Namun demikian, rencana tersebut harus mendapatkan persetujuan US Nuclear Regulatory Commission serta badan-badan lokal di wilayah Amerika Serikat di mana pembangkit listrik bertenaga nuklir itu akan didirikan.

Tahun lalu, regulator AS memberi Kairos Power yang berbasis di California izin pertama dalam 50 tahun untuk membangun reaktor nuklir jenis baru.

Pada bulan Juli, perusahaan itu memulai pembangunan sebuah reaktor demonstrasi di Tennessee.

Kairos Power merupakan perusahaan rintisan mengkhususkan diri dalam pengembangan reaktor yang berukuran lebih kecil yang menggunakan garam fluorida cair sebagai pendingin – bukan air seperti yang digunakan oleh pembangkit nuklir tradisional.

Tenaga nuklir, yang secara penglihatan hampir bebas karbon dan mampu menyediakan listrik 24 jam sehari, semakin menarik bagi industri teknologi guna mengurangi emisi meskipun menggunakan lebih banyak energi.

Konsumsi energi global oleh pusat data diperkirakan akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada akhir dekade ini, menurut raksasa perbankan Wall Street Goldman Sachs.

Pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu, Amerika Serikat bergabung dengan sekelompok negara yang ingin melipatgandakan kapasitas energi nuklir mereka pada tahun 2050 sebagai bagian dari upaya untuk meninggalkan bahan bakar fosil.

Namun, para kritikus mengatakan tenaga nuklir tidak bebas risiko dan menghasilkan limbah radioaktif yang bertahan lama.

Pada bulan Maret, Amazon mengatakan akan membeli pusat data bertenaga nuklir di negara bagian Pennsylvania.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:googlenuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menolak Diusir ‘Israel’, Penduduk Gaza Utara Memilih Tak Mengungsi ke Selatan
Tulisan selanjutnya Aksi demonstrasi pro Palestina di depan gedung Bursa Efek New York Desak Pemerintah Berhenti Dukung ‘Israel’, Ratusan Warga AS Duduki Kantor Bursa Efek

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?