Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

KNPK: Pergerakan Kelompok LGBT Makin Masif dan Terorganisir, Masyarakat Diminta Waspada

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2025 14:55 2:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2025 14:55
Bagikan
Prof Dr Euis Sunarti pada Webinar Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com—Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) mengecam kasus pesta LGBT yang belakangan ini terjadi di wilayah Jakarta dan juga pernah terjadi di daerah lainnya.

Kasus itu harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak, karena sangat merusak norma serta bertentangan dengan hukum.

menegaskan, kasus pesta LGBT yang terjadi dinilai sangat terorganisir dari sistem pelaksanaan hingga pendanaannya. Tidak jarang orang-orang yang berada di dalam kelompok itu, terjebak dan terikat dengan sistem yang ada, karena pergerakan yang dilakukan juga sangat masif untuk merekrut orang-orang baru.

“Ini teroganisir karena ada gerakan LGBT itu yang ingin memperbanyak, supaya kalau semakin banyak itu semakin sulit ditangani. Ini kan mengorganisir dan membuat sistemnya dan mungkin juga menjebak orang supaya terikat sulit keluar, akhirnya membesar dan terus membentuk jejaring,” kata Ketua KNPK, Prof Dr Euis Sunarti Prof Eui di Jakarta.

Apalagi menurutnya, normalisasi kelainan seksual ini ada yang menyediakan pendanaannya, sewa kamar dan pelaku rela mengeluarkan dana untuk sama-sama membuat suatu pesta.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Ini kan ramai-ramai bahkan ada satu orang untuk merekrut didata dan diseleksi, kemudian yang datang itu didorong lagi untuk mau mengajak orang lagi,” tambah dosen IPB ini.

Selanjutnya Prof Euis, meminta agar masyarakat lebih waspada dalam menangkal pergerakan dari kelompok LGBT yang dapat berkembang di tengah masyarakat.

Ia menekankan salah satu kuncinya adalah memperkuat pondasi ketahanan keluarga, sehingga pengaruh negatif dari lingkungan luar bisa dicegah.

“Kalau fungsi-fungsi keluarga dan interaksi minim sehingga antar anggota keluarga tidak bisa diketahui, terjadilah seseorang itu akan mengikuti lingkungannya dibandingkan perhatian terhadap keluarganya. Kelurga itu seharusnya berketahanan, punya nilai-nilai yang baik, semua menjalankan peran fungsi nya dengan normal. Kita harus perbaiki ketahanan keluarga itu,” terangnya.

Sebelumnya kasus pesta LGBT yang terjadi di wilayah Jakarta, diungkap oleh kepolisian. Polda Metro Jaya mengungkap ada sebanyak 56 peserta yang telah diamankan kepolisian. Mereka memiliki latar belakang beragam, mulai dari pekerja swasta, guru hingga dokter. Saat ini polisi masih terus mendalami kasus tersebut.* rri

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KNPKKoalisi Nasional Perlindungan Keluargalgbtpesta LGBT
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KFC, Operator Pizza Hut di Turki Ajukan Kebangkrutan
Tulisan selanjutnya Doa di Usia 40 Tahun  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

13 Oktober 2026 13:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?