Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

AS-Saudi Teken Kesepakatan Pertahanan Terbesar Senilai Rp2.283 Triliun

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Mei 2025 10:59 10:59 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Mei 2025 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi menciptakan sejarah dengan menandatangani kesepakatan pertahanan bernilai US 142 miliar (Rp 2.283 triliun), setara dengan 12% APBN Indonesia 2024, pada Selasa (14/5/2025).

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam sebuah upacara megah di Istana Kerajaan Saudi di Riyadh, dihadiri oleh Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman.

Perjanjian ini mencakup pembelian senjata senilai US$142 miliar, yang menjadi kesepakatan senjata terbesar yang pernah ada antara kedua negara. Selain sektor pertahanan, perjanjian ini juga mencakup investasi besar dalam teknologi kecerdasan buatan (AI), dengan perusahaan Saudi DataVolt menyuntikkan US$20 miliar ke proyek AI di AS.

“Ini adalah perjanjian yang sangat besar, bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam dampaknya terhadap keamanan regional dan hubungan bilateral kami,” ujar Trump dalam pidato resminya dikutip AFP.

Gedung Putih menyebut kesepakatan ini sebagai “penjualan pertahanan terbesar dalam sejarah”, melampaui semua rekor sebelumnya.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Paket megaproyek ini mencakup pengadaan alutsista canggih dan dukungan teknis dari lebih dari 12 perusahaan pertahanan AS terkemuka, termasuk raksasa industri seperti Lockheed Martin, Boeing, dan Raytheon.

Kesepakatan raksasa ini terbagi dalam lima pilar utama:  peningkatan kemampuan angkatan udara dan pertahanan luar angkasa, penguatan sistem pertahanan udara dan rudal, modernisasi keamanan maritim dan pertahanan pesisir, peningkatan keamanan perbatasan dan modernisasi angkatan darat, dan pembangunan sistem informasi dan komunikasi militer mutakhir.

Tak hanya hardware militer, paket ini juga mencakup transfer teknologi, pelatihan intensif pasukan, pengembangan akademi militer, hingga peningkatan layanan kesehatan militer Kerajaan Saudi.

“Ini bukan sekadar transaksi, tapi pondasi baru untuk keamanan regional selama puluhan tahun mendatang,” tegas juru bicara Gedung Putih dalam rilis resminya.

Selain sektor pertahanan, kedua negara juga sepakat meningkatkan kerja sama di bidang: energi (pengembangan infrastruktur dan eksplorasi mineral), kesehatan & sains (riset bersama), luar angkasa (misinya gabungan), transportasi udara (perjanjian kargo langsung untuk meningkatkan perdagangan).

Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, menambahkan: “Kerja sama dengan mitra strategis AS ini merupakan lompatan besar dalam percepatan modernisasi militer kami, sekaligus wujud nyata Visi 2030.”

Trump dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman juga membahas penciptaan dua juta lapangan kerja di Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian investasi ini. Presiden Trump menyebut kesepakatan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara kedua negara.

Dalam upacara penandatanganan, Trump dan Mohammad bin Salman dikelilingi oleh delegasi tinggi kedua negara, termasuk para pemimpin bisnis, seperti Elon Musk, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Sejak beberapa tahun terakhir, Saudi berupaya meningkatkan citra globalnya dengan berinvestasi di berbagai sektor teknologi tinggi dan membuka hubungan diplomatik yang lebih luas.

Momen penandatanganan bertepatan dengan kunjungan empat hari Presiden Donald Trump ke Timur Tengah, yang juga mencakup Qatar dan Uni Emirat Arab.

Kunjungan ini menegaskan posisi Saudi sebagai mitra strategis utama AS di kawasan.

Dikutip Reuters,  data Gedung Putih menunjukkan: total perdagangan bilateral 2024 antara AS dan Saudi senilai US$25,9 miliar (Rp416 triliun), investasi langsung Saudi di AS senilai US$9,5 miliar (Rp152 triliun).

Investasi ini meliputi sektor transportasi, real estat, dan industri otomotif.

Analis militer mengapresiasi langkah ini sebagai penguat deterensi regional, namun pengamat HAM mengkritik karena rekam jejak Saudi dalam Perang Yaman, kasus pembunuhan Jamal Khashoggi, dan potensi eskalasi perlombaan senjata di Timur Tengah.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatarab saudiDonald TrumpHeadlinekesepakatan pertahananMBSMohammad bin Salman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Jakarta Bangun Patung Besar MH Thamrin di Jalan Thamrin
Tulisan selanjutnya Membebaskan Palestina, Tugas Kita Semua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?