Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelab Malam Gay Tertua dan Terbesar di Jerman Bangkrut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2025 10:08 10:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2025 10:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kelab malam “tertua dan terbesar” tempat di mana kalangan gay berjoget di Jerman menyatakanbangkrutsetelah hampir setengah abad berbisnis.

Masalah di manajemen dan merebaknya aplikasi ke can sesama jenis di antara faktor yang membuat SchwuZ terseok-seok tahun lalu dan pada bulan Mei terpaksa mempersingkat waktu operasi, mengurangi karyawan dan permintaan bantuan dari pelanggan setia kurang berhasil.

Hari Kamis (31/7/2025), pihak manajemen menulis pesan di Instagram, “SchwuZ sudah mengajukan pailit. Tapi: kami tidak ingin menyerah!”

Pesan itu menyoroti peran integral SchwuZ dalam dunia homoseksual di Berlin sejak didirikan pada 1977 di Kreuzberg, dua tahun kemudian membantu peluncuran pawai LGBT Christopher Street Day dan majalah gay Siegessäule.

SchwuZ, kependekan dari SchwulenZentrum atau pusat gay, pindah ke tempat yang jauh lebih besar dengan kapasitas 1.000 pengunjung di Neukölln pada tahun 2013. Perpindahan ini ternyata merupakan awal dari akhirnya.

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Tahun ini kelab mengalami defisit setiap bulan sebesar €30.000-€60.000 (£26.000-£52.000), dengan pendapatan yang terus menurun, lapor lembaga penyiaran publik RBB.

Direktur pelaksana SchwuZ, Katja Jäger, menuding ekonomi yang lesu, klien inti yang menua, dan krisis yang merayap di dunia kelab Berlin, sebagai penyebab bisnisnya suram.

Lonjakan harga sewa dan listrik membuat banyak tempat hiburan malam yang sangat digemari di Berlin terancam tutup setelah tertatih-tatih bangkit pasca-Covid, dalam fenomena suram yang dikenal sebagai Clubsterben (kematian kelab-kelab malam).

Pada bulan Mei, SchwuZ memberhentikan 33 karyawan – sekitar sepertiga dari tenaga kerjanya, kebanyakan sudah bekerja lama. Tidak hanya itu, pertunjukan panggung bencong profesional juga dikurangi. Sementara aksi penggalangan dana hanya mengumpulkan €3.000 dari target €150.000.

Kelab itu sekarang berusaha menggalang dukungan LGBT untuk mengupayakan supaya tempat hiburan kaum pecinta sesama jenis itu tetap eksis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayhomoseksualJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepsek KB-TK Yaa Bunayya Berhasil Masuk 10 Besar di Kejuaraan Nasional Jemparingan
Tulisan selanjutnya Tentara Yordania Bunuh Dua Orang Penyusup di Perbatasan dengan Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?