Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Layanan Pos Berbagai Negara Tangguhkan Pengiriman ke Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2025 14:30 2:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2025 14:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Layanan pos sejumlah negara menangguhkan pengiriman ke Amerika Serikat disebabkan kebingungan soal siapa yang harus menanggung biaya tarif parsel yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Trump bulan lalu menandatangani sebuah perintah eksekutif yang mengakhiri pengecualian pajak untuk kiriman parsel bernilai rendah, yang akan mulai berlaku pada 29 Agustus.

Sementara kiriman barang bernilai di bawah $100 masih bebas pajak, peraturan baru mengharuskan kiriman barang bernilai lebih dari itu dikenai pajak yang sama dengan barang lain menurut asal negaranya.

Perusahaan yang memberhentikan sementara layanan pos di antaranya Royal Mail Inggris dan DHL Jerman. Mereka mengatakan akan melanjutkan lagi layanannya apabila sudah ada sistem yang jelas yang sesuai dengan peraturan baru tersebut, lansir BBC Jumat (22/8/2025).

Royal Mail mengatakan akan memberhentikan layanan pengiriman parsel atau barang mulai hari Selasa pekan depan. Layanan pengiriman surat dan kartu pos berjalan seperti biasanya.

Baca Juga

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Deutsche Post dan DHL Parcel Germany mengatakan mereka memberhentikan layanan pengiriman barang ke Amerika Serkat untuk pelanggan bisnis mulai hari Sabtu pekan ini. Layanan aka dipulihkan apabila semua pertanyaan yang membingungkan perihal tarif tersebut menjadi jelas.

Awal pekan ini PostNord mengumumkan penangguhan layanan pengiriman parsel ke AS.

“Keputusan ini disayangkan tetapi perlu dilakukan guna memastikan kesesuaian dengan peraturan baru yang berlaku,” kata Bjorn Bergman, pimpinan PostNord untuk urusan merk dan komunikasi.

Pasar online Etsy mengatakan mulai 25 Agustus pengiriman ke AS yang menggunakan layanan Australia Post, Canada Post, Royal Mail dan Evri dengan tujuan AS akan disesuaikan.

Etsy mengimbau pelanggannya memperhatikan pilihan jasa kurir untuk pengiriman dan pengantaran pesanan barang mereka.

Pemerintahan Trump menilai pembelian barang bernilai rendah dari luar negeri merugikan negara karena tidak terkena pajak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatlayanan pos
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon Copot Kepala Intelijen dan Dua Komandan Senior Militer AS
Tulisan selanjutnya Nigeria Klaim Bunuh 35 Anggota Kelompok Bersenjata Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Berita
27 September 2026 16:44
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel

Terbaru

  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok

Mungkin Anda Juga Suka

Garda Revolusi Pembajakan Pesawat
Berita

Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

27 September 2026 07:18
Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

26 September 2026 17:18
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?