Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Unjuk Rasa Pro-Palestina Mulai Merebak di India, Desak Pemerintah Akhiri Dukungan untuk ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2025 14:40 2:40 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Oktober 2025 16:00
Bagikan
unjuk rasa mendukung Palestina di India
Bagikan

Hidayatullah.com – Unjuk rasa mendukung Palestina yang terjadi di negara-negara Barat juga memicu aksi serupa di India. Masyarakat India menuntut pemerintah untuk memutuskan hubungan dan dukungannya terhadap sang pelaku genosida Gaza, ‘Israel’.

Daftar isi
  • Slogan pro-Palestina asli India
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Ribuan pengunjuk rasa di beberapa kota di India mempertaruhkan pemukulan, penangkapan, dan penahanan untuk mendesak pemerintah memutuskan hubungan dengan ‘Israel’.

Unjuk rasa mendukung Palestina pada hari Ahad terjadi di New Delhi, Patna, Mumbai, Pune, Hyderabad, Vijayawada, dan Visakhapatnam.

Di Rohtak, negara bagian Haryana, setidaknya enam pengunjuk rasa ditahan dan diduga dipukuli oleh warga sipil dan polisi.

Menjelang malam hari, para pengunjuk rasa perempuan dibebaskan, tetapi pada Senin sore, sementara yang laki-laki masih ditahan.

Baca Juga

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Sejak serangan yang dipimpin Hamas terhadap ‘Israel’ pada Oktober 2023, India telah muncul sebagai salah satu sekutu terkuat ‘Israel’. Delhi telah abstain dari beberapa resolusi gencatan senjata, mengabaikan seruan internasional untuk embargo militer, dan menolak untuk mendukung gugatan kasus genosida terhadap ‘Israel’ di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag.

Pemerintah India, yang dikuasai nasionalis Hindu, telah mengirimkan drone tempur, komponen senjata, dan bom kepada sekutunya selama dua tahun terakhir. India juga telah menyediakan 20.000 tenaga kerja kasar dan buruh ke ‘Israel’ untuk menggantikan pekerja Palestina di sektor konstruksi dan pengasuhan anak.

Meskipun jumlah pengunjuk rasa yang turun ke jalan dalam beberapa hari terakhir relatif lebih sedikit dibandingkan dengan gerakan yang saat ini terjadi di Italia dan Spanyol, para aktivis pro-Palestina mengatakan bahwa momentum menuju gerakan massa yang menentang dukungan India terhadap ‘Israel’ perlahan-lahan mulai terbentuk.

Para pengamat mengatakan aksi unjuk rasa di Delhi pada hari Ahad merupakan salah satu yang terbesar sejauh ini.

Slogan pro-Palestina asli India

Di ibu kota, ratusan orang berkumpul di pusat kota Delhi. Mereka mengenakan surban keffiyeh dan membawa poster bertuliskan, “India funds, Gaza burns” (India mendanai, Gaza terbakar). Banyak juga yang mengenakan emblem, liontin, dan anting-anting berwarna Palestina, merah, hijau, dan hitam.

Para demonstran berunjuk rasa selama berjam-jam di tengah terik matahari. Mereka meneriakkan seruan untuk mengakhiri hubungan India-Israel, menyanyikan lagu-lagu solidaritas dengan warga Palestina, dan menceritakan kekejaman yang menimpa mereka.

Di Hyderabad, ratusan aktivis berkumpul di Dharna Chowk, sebuah lokasi yang dikenal sebagai tempat protes dan unjuk rasa, untuk menyatakan solidaritas dengan warga Palestina dan menyerukan boikot produk-produk ‘Israel’.

Setidaknya 240.000 warga Palestina di Gaza telah terluka atau terbunuh sejak genosida dimulai.

Salah satu penyelenggara unjuk rasa, Priyamvada Sharma, dari Masyarakat India dalam Solidaritas untuk Palestina, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa para pengunjuk rasa menginginkan pemerintah yang dipimpin Narendra Modi memutuskan hubungan dengan ‘Israel’, agar perusahaan-perusahaan India menarik investasi dari perusahaan-perusahaan ‘Israel’, dan agar semua Laporan Informasi Pertama yang diajukan di kantor-kantor polisi di seluruh negeri terhadap aktivis pro-Palestina dicabut.

Aktivis pro-Palestina di India telah berulang kali menghadapi pemukulan atau penangkapan karena menyatakan penentangan terhadap genosida ‘Israel’ di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Armada Global Sumudbela PalestinademonstrasigazaGlobal Sumud FlotillaIndiasolidaritas palestinaUnjuk rasa Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Iraq ditangkap usai mendoakan kehancuran Israel dan kemenangan Palestina di Kabah saat umrah Arab Saudi Pastikan Semua Jenis Visa Bisa untuk Umrah
Tulisan selanjutnya Dukung Pemerintahnya, Mayoritas Warga Kanada Setuju Pengakuan Negara Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

13 Oktober 2026 05:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?