Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hanya untuk Sekutu dan Mitra Terdekat Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Misil ke Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2026 16:26 4:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2026 16:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Luar Negeri membela keputusan negaranya untuk membatalkan penjualan misil laut yang sudah dibayar ke Malaysia dengan alasan alat pertahanan itu hanya diperuntukkan bagi negara sekutu dan mitra terdekatnya.

Langkah Norwegia itu memblokir pengiriman sistem Naval Strike Missile berikut komponen-komponen peluncurnya yang seharusnya diperuntukkan bagi program kapal tempur pesisir Malaysia berdasarkan kesepakatan tahun 2018. Pembelian tersebut bagian dari upaya modernisasi angkatan laut negara Asia Tenggara itu.

Kementerian Luar Negeri Norwegia hari Jumat (15/5/2026), mengatakan bahwa meskipun Oslo “sangat menghargai hubungannya dengan Malaysia,” negaranya meningkatkan pengawasan terhadap teknologi pertahanan dan bahwa ekspor sejumlah produk dalam negeri yang “paling sensitif” akan dibatasi ke negara “sekutu dan mitra-mitra terdekat” saja.

Awal pekan ini Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memperingatkan bahwa keputusan tersebut dapat mengurangi kepercayaan terhadap penyuplai-penyuplai pertahanan Eropa dan mencederai kesiapan operasional angkatan laut Malaysia.

Kontrak bukanlah “konfeti yang bisa dihamburkan dengan sembarangan,” kata Anwar. “Jika pemasok pertahanan Eropa berhak untuk mengingkari janji tanpa ada sanksi, nilai mereka sebagai mitra strategis akan hilang begitu saja.”

Baca Juga

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara

“Malaysia sudah menghormati setiap kewajiban berdasarkan kontrak ini sejak tahun 2018: dengan cermat, setia, dan tanpa keraguan,” imbuhnya.

Malaysia membuat kesepakatan untuk membeli sistem misil anti-kapal NSM dengan perusahaan Norwegia Kongsberg Defense & Aerospace pada 2018. Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin mengatakan bahwa pemerintah Malaysia sudah membayar sekitar 95% dari nilai kontrak tersebut.

Menurut Kongsberg, NSM merupakan misil subsonik yang dapat digunakan untuk menyerang target baik di laut maupun di darat.

Rudal itu juga dapat meluncur di atas permukaan laut dan dilengkapi dengan “Autonomous Target Recognition,” kata Kongsberg di laman situs webnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Mengatakan Komandan Tertinggi Kedua ISIS Abu-Bilal al-Minuki Sudah Dieliminasi
Tulisan selanjutnya Unit Sahm Pasukan Khusus Anti Penjarahan Hamas Masjid-masjid di Gaza Umumkan Kematian Pimpinan Sayap Militer Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Terbaru

  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

30 September 2026 13:16
Berita

Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

30 September 2026 12:55
Berita

Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

29 September 2026 20:51
Berita

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

29 September 2026 20:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?