Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Korban Meninggal Akibat Gempa Turki Meningkat menjadi 17.406 Orang

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2023 07:02 7:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2023 07:01
Bagikan
Kondisi puing bangunan runtuh akibat gempa Turki (AA)
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 17.406 orang meninggal dunia dan 71.866 lainnya terluka akibat dua gempa kuat yang mengguncang selatan Turki pada Senin, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada Kamis (9/2/2023) dikutip Anadolu Agency.

Gempa berkekuatan M 7,7 dan M 7,6 yang berpusat di provinsi Kahramanmaras, itu juga dirasakan oleh 13 juta orang di 9 provinsi lainnya, yaitu; Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, dan Sanliurfa.

Beberapa negara di kawasan itu, seperti Suriah dan Lebanon, turut merasakan getaran kuat yang terjadi dalam waktu kurang dari 10 jam.   Lebih dari 120.344 personel SAR saat ini bekerja di lapangan, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD).

Sebanyak 30.360 orang dievakuasi dari daerah yang dilanda gempa, kata AFAD dalam sebuah pernyataan.  Berbicara di daerah Kilis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan total 6.444 bangunan telah runtuh di zona gempa.

“Senin lalu, kami menghadapi gempa terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah di kawasan negara ini,” kata Presiden.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan 95 negara dan 16 organisasi internasional menawarkan untuk mengirimkan bantuan ke Turki, dan banyak negara mengirimkan tim SAR, dokter, rumah sakit lapangan, dan bahan bantuan ke wilayah yang dilanda gempa.

Berbicara di ibu kota Ankara, Cavusoglu mengatakan 6.479 personel dari 56 berbagai negara saat ini bertugas di lapangan.  “Tim dari 19 negara lainnya akan bertugas di negara kami dalam waktu 24 jam,” tambah dia pada konferensi pers bersama Tahsin Ertugruloglu, mitranya dari Republik Turki Siprus Utara (TRNC).

Sementara itu, Ertugruloglu mengatakan jantung setiap masyarakat Siprus Turki berdetak bersama Turki.  Selain tim penyelamat, selimut, tenda, makanan, dan tim dukungan psikologis juga dikirim ke daerah bencana.

Sebanyak 97.973 tenda keluarga didirikan untuk menampung para penyintas.

AFAD menambahkan bahwa 10.363 alat berat, termasuk ekskavator, traktor, dan dozer, sudah dikirim ke daerah bencana.

Tim SAR di Sanliurfa dan Kilis telah menyelesaikan operasi pencarian dan kini mereka telah diarahkan ke provinsi lain untuk membantu pekerjaan evakuasi, kata AFAD.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Kalah dari Negara Lain, Palestina Kirim Tim Tanggap Darurat ke Turki dan Suriah
Tulisan selanjutnya UGM Berkomitmen Menjamin Mahasiswanya Tidak Ada yang Berhenti Kuliah karena Persoalan Biaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

Berita
23 Oktober 2026 20:50
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jihad Santri di Era Modern
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?