Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Pahlawan Gaza’ Dilarang Memasuki Jerman

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 April 2024 16:02 4:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 April 2024 16:02
Bagikan
Dr.Ghassan Abu Sittah/ FOTO: AFP
Bagikan

Hidayatullah.com—Dokter terkenal keturunan Palestina-Inggris, Dr Ghassan Abu Sittah dilarang memasuki Jerman untuk berbicara di konferensi pro-Palestina.  Konferensi yang seharusnya diadakan kemarin untuk berbagi tantangan staf medis selama perang di Gaza juga dibatalkan.

Reporter New Arab, Rabeea Eid yang meliput konferensi di Berlin berhasil menghubungi Dr Ghassan yang mengkonfirmasi penangkapan tersebut.

Dr Ghassan yang baru-baru ini ditunjuk sebagai rektor Universitas Glasgow ditahan di bandara Berlin dan tidak akan menghadiri konferensi tersebut.

“Diundang untuk berbicara pada konferensi di Berlin tentang pekerjaan saya di rumah sakit Gaza selama agresi (‘israel’),”  Dr Ghassan di aplikasi X.

 “(Namun) pemerintah Jerman mencegah saya memasuki negara itu, berusaha membungkam saksi genosida sebelum Mahkamah Internasional (ICJ) menambah keterlibatan Jerman dalam genosida yang sedang berlangsung,” tulisnya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dia merujuk pada kasus hukum yang diajukan terhadap Jerman atas dukungannya terhadap penjajha ‘Israel’.

Dr Ghassan mengalami pemboman dan kesulitan lainnya saat bertugas di Gaza selama sejak agresi Zionis – Israel 7 Oktober 2023.

Ia adalah salah satu pakar medis terkemuka dan dihormati, berbicara lantang kepada media tentang tantangan yang dihadapi warga Palestina yang terkepung dalam agresi ‘Israel’ yang kini telah menyebabkan lebih dari 33.500 warga Palestina gugur.

Selama 44 hari merawat korban bom dan peluru Israel di Palestina, Dr Ghassan menekankan permasalahan sangat kurangnya peralatan medis yang harus ditanggung oleh para dokter, sehingga mereka harus menggunakan cuka dan peralatan rumah tangga lainnya untuk melakukan operasi. .

Dr Ghassan seharusnya hadir di konferensi ‘Konferensi Palestina, Kami akan mengadili Anda’ yang menjadi sasaran kritik dari aktivis Jerman dan pro-Israel serta media lokal.

Lokasi konferensi dirahasiakan hingga hari acara karena serangan dan ancaman yang diterima sepanjang minggu, selain seruan agar konferensi tersebut dibatalkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraeldokterDr Ghassan Abu Sittahgazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uksup Australia Ditusuk Saat ‘Live Streaming’
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Siapkan $6,4 Miliar untuk Pabrik Chip Komputer Samsung di Texas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?