Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Balas Dendam Iran Memperkuat Posisi Benjamin Netanyahu Raih Simpati Amerika

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 April 2024 05:15 5:15 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 April 2024 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aksi balas dendam yang dilakukan Iran terhadap ‘Israel’ pada 14 April merupakan serangan yang tidak terlalu mengagetkan dan sudah banyak diprediksi sebelumnya.

Serangan dilakukan  setelah ‘Israel’ mengebom gedung konsulat Iran di Damaskus pada 1 April 2024 yang mengakibatkan tewasnya tujuh anggota elit pasukan, termasuk dua petinggi  Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menurut Eksekutif Strategis Persatuan Cinta Gaza Malaysia (CGM) Muhd Haikal Luqman Zulkefli, serangan balasan tersebut disebabkan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang tidak merespon tindakan ‘Israel’ dan malah bungkam seolah-olah memaafkan pembunuhan yang dilakukan dengan maksud untuk menyeret Iran ke dalam ‘perangkap’ perang yang tiada habisnya.

“Oleh karena itu, Iran ingin menunjukkan kekuatannya dengan meluncurkan roket ke arah ‘Israel’ dengan menyasar wilayah militer yang strategis,” demikian ujar Muhd Haikal dalam sebuah analisa yang dimuat di laman malaysiagazette.com, Selasa, (16/4/2024).

Meski bagi masyarakat dunia, tindakan Iran ini merupakan tantangan berani terhadap ‘Israel’ yang dibela Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya, namun hal tersebut tidak berdampak besar terhadap pendudukan Zionis di wilayah Palestina.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

“Bahkan perang masih berlangsung antara para pejuang mujahidin dan tentara zionis – ‘Israel’ di Gaza,” katanya.

Yang menarik, menurutnya, serangan tersebut justru membuat reputasi Benyamin Netanyahu yang sebelumnya buruk di mata Amerika Serikat menjadi naik.

“Serangan tersebut justru memberikan apa yang diinginkan ‘Israel’ untuk meraih simpati Amerika Serikat dan memperkuat posisi Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri ‘Israel’,” tulisnya.

Menurut Muhd Haikal, ada dua skenario yang bisa kita lihat akibat serangan Iran ini.

Pertama, penyerangan yang dilakukan ‘Israel’ terhadap gedung konsulat Iran di Damaskus merupakan tindakan yang tidak memikirkan dampaknya terhadap ‘Israel’.

Kedua, serangan tersebut sengaja dilakukan untuk menarik Iran ke dalam kancah perang regional dan mengalihkan perhatian Amerika Serikat dan negara-negara Barat dari agresi di Gaza ke Iran.

Skenario kedua lebih mirip dengan pernyataan Benjamin Netanyahu sebagaimana dijelaskan oleh Nomi Bar-Yaachov, salah satu rekan di Chatham House:

“Rencana Netanyahu jelas, untuk mengalihkan perhatian dari agresi di Gaza dan menyeret AS dan sekutu Barat lainnya kembali ke Timur Tengah.”

Hal ini menunjukkan bahwa penjajah ‘Israel’ tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi dan ini demi kepentingan politik mereka sendiri. Buktinya, Gaza terus menerus diserang oleh Zionis, khususnya di Kamp Nuseirat yang terletak di Gaza Tengah, yang menyebabkan puluhan warga Gaza terluka dan sejauh ini lima orang syahid.

Kekerasan rezim Zionis terhadap rakyat Gaza terus berlanjut meski banyak diberitakjan adanya tekanan kelompok bersenjata pro-Iran, Hizbullah di Lebanon, rezim Bashar Al-Assad di Suriah, dan pemberontak Houthi (Hutsyi) di Yaman.

“Mereka memang sempat berhasil mengalihkan perhatian masyarakat dunia untuk sementara waktu dengan menunjukkan perlawanannya terhadap Iran,” ujar Muhd Haikal.

Sementara Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri membenarkan bahwa Iran telah mengakhiri aksi balas dendam dalam “Operasi Janji Sejati’ di wilayah Israel.

“Dari sudut pandang kami, ini sudah berakhir, tetapi tentara kami selalu siap bertindak jika ada ancaman dari musuh,” katanya mengenang operasi yang mengejutkan tersebut.

Beberapa ahli percaya bahwa serangan pesawat tak berawak dalam skala lambat hanya sekdar untuk mengirimkan sinyal pada Israel bahwa Iran dapat menggunakan kemampuan berbeda dalam taktiknya.

“Teheran dapat melancarkan serangan skala besar jika mereka memilih untuk melintasi berbagai arah,” kata Nishank Motwani, analis senior di Australian Strategic Policy Institute di Washington.

Menurutnya, meski tindakan Iran bisa didukung para faksi pejuang Palestina, namun, hal tersebut dinilai tidak cukup untuk menghentikan agresi yang masih terus berlangsung di Gaza dan terbebasnya Palestina dari cengkeraman penjajahan Zionis.

Untuk diketahui, Perang Taufan Al-Aqsha telah memasuki hari ke-190 dengan angka jumlah orang yang syahid lebih dari 40.000 orang dan total korban luka-luka sebanyak 76.309 orang.

Mereka yang mencoba pindah ke Gaza utara telah dihalangi oleh drone dan peluru tajam, dan penduduk di utara terus dihalangi untuk mendapatkan bantuan makanan dan pakaian.

“Semoga semangat dan upaya kita terus membela Palestina dan memastikan mereka terbebas dari cengkeraman kolonialisme suatu saat nanti,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbalas dendamBenyamin NetanyahuHeadlineiranisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom di terowongan tewaskan tentara Israel Hizbullah Lancarkan Serangan Drone ke ‘Israel’, 14 Tentara IDF Jadi Korban
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Pancing Warga Palestina dengan Suara Tangisan Bayi Kemudian Menembaki Mereka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?