Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Didalangi Orang ‘Israel’, Polisi Turki Bongkar Jaringan Perdagangan Organ Manusia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Mei 2024 09:15 9:15 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Mei 2024 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kepolisian kota Adana, Turki, menangkap 11 orang tersangka, lima orang Israel dan dua orang Suriah, yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan organ tubuh, lapor Daily Sabah pada Minggu (05/05).

Direktorat Keamanan Provinsi Cabang Anti-Penyelundupan dan Perbatasan mulai melakukan penyelidikan setelah memeriksa paspor tujuh orang yang tiba di Adana dari Israel sekitar sebulan yang lalu dengan menggunakan pesawat untuk tujuan wisata kesehatan. Dua orang warga negara Suriah, berusia 20 dan 21 tahun, ditemukan memiliki paspor palsu.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kedua warga negara Suriah tersebut telah setuju untuk menjual salah satu ginjal mereka kepada dua warga negara Israel, yang berusia 68 dan 28 tahun, untuk transplantasi ginjal di Adana.

Penggeledahan di tempat tinggal para tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa uang sebesar $65.000 dan sejumlah paspor palsu disita.

Bloomberg pada tahun 2011 menyebut Israel sudah lama menjadi pusat dari “pasar gelap organ manusia di mana para pedagang menggunakan penipuan, kekerasan, dan paksaan untuk membeli ginjal dari orang-orang miskin, terutama di negara-negara yang kurang berkembang, dan kemudian menjualnya kepada pasien yang sakit kritis di negara-negara yang lebih makmur.”

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Surat kabar keuangan itu menambahkan, “Banyak dari ginjal pasar gelap yang dipanen oleh geng-geng ini diperuntukkan bagi orang-orang yang tinggal di Israel.”

Jaringan perdagangan organ tubuh ini meluas dari bekas Republik Soviet seperti Azerbaijan, Belarusia, Ukraina, dan Moldova hingga ke Brasil, Filipina, Afrika Selatan, dan seterusnya, menurut hasil investigasi Bloomberg.

Tuduhan keterlibatan Israel dalam perdagangan organ tubuh juga berlaku di wilayah Palestina yang diduduki.

Pada tahun 2009, surat kabar harian terbesar di Swedia, Aftonbladet, melaporkan kesaksian bahwa tentara Israel menculik dan membunuh warga Palestina untuk diambil organ tubuhnya.

Laporan tersebut mengutip sejumlah klaim dari Palestina bahwa para pemuda dari Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel telah ditangkap oleh tentara Israel, dan tubuh mereka dikembalikan kepada keluarga mereka dengan organ tubuh yang hilang.

Baca juga: Kolumbia Putus Hubungan Diplomatik, Turki Hentikan Dagang dengan ‘Israel’

“‘Anak laki-laki kami digunakan sebagai donor organ secara paksa,’ kata kerabat Khaled dari Nablus kepada saya, begitu pula ibu dari Raed dari Jenin serta paman dari Machmod dan Nafes dari Gaza, yang semuanya menghilang selama beberapa hari dan kembali pada malam hari dalam keadaan meninggal dan telah diautopsi,” tulis Donald Bostrom, penulis laporan tersebut.

Bostrom juga mengutip sebuah insiden dugaan pencurian organ tubuh selama intifada Palestina pertama pada tahun 1992. Ia mengatakan bahwa tentara Israel menculik seorang pemuda yang dikenal suka melempari tentara Israel dengan batu di daerah Nablus. Pemuda tersebut ditembak di dada, kedua kaki, dan perutnya sebelum dibawa ke sebuah helikopter militer, yang kemudian membawanya ke sebuah lokasi yang tidak diketahui.

Lima malam kemudian, kata Bostrom, tubuh pemuda itu dikembalikan, dibungkus dengan kain rumah sakit berwarna hijau.

TV Channel 2 Israel melaporkan bahwa pada tahun 1990-an, para spesialis di Institut Kedokteran Forensik Abu Kabir mengambil kulit, kornea mata, katup jantung, dan tulang dari tubuh tentara Israel, warga negara Israel, Palestina, dan pekerja asing tanpa izin dari pihak keluarga.

Militer Israel membenarkan bahwa praktik tersebut terjadi, namun mengklaim, “Kegiatan ini sudah berakhir satu dekade lalu dan tidak terjadi lagi.”

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober lalu telah membuka peluang lebih lanjut bagi pencurian dan pengambilan organ tubuh warga Palestina.

Pada tanggal 30 Januari, kantor berita WAFA melaporkan bahwa tentara Israel mengembalikan 100 mayat warga sipil Palestina yang telah dicuri dari rumah sakit dan pemakaman di berbagai daerah di Gaza.

Menurut sumber-sumber medis, pemeriksaan terhadap beberapa mayat menunjukkan bahwa ada beberapa organ tubuh yang hilang.

Pada tanggal 18 Januari, Times of Israel melaporkan bahwa tentara Israel mengkonfirmasi laporan bahwa tentaranya menggali kuburan di pemakaman Gaza, dan mengklaim bahwa tentaranya berusaha untuk “memastikan bahwa mayat para sandera tidak dikuburkan di sana.”

Baca juga: Warga Turki Ini Tuai Pujian setelah Jual Rumah untuk Bangun Ratusan Rumah Darurat Pengungsi Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinaPasar GelapPerdagangan OrganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Belum Terima Proposal Hamas, Tapi Kirim Tim Perunding    
Tulisan selanjutnya Sukacita Warga Palestina di Gaza Sambut Proposal Gencatan Senjata Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Berita
3 Oktober 2026 20:41
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya
Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
Bulldozer, Masjid, dan Bayang-Bayang Israel di India

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

3 Oktober 2026 20:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?