Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

GCC Grand Tours, Satu Visa Turis Bisa Kunjungi 6 Negara Teluk Arab

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Mei 2024 20:38 8:38 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Mei 2024 20:38
Bagikan
Negara Teluk Visa
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah sistem visa baru yang memungkinkan wisatawan dan ekspatriat untuk mengunjungi keenam negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dengan satu visa yang sama. Visa tersebut akan diperkenalkan pada akhir tahun 2024, menurut para pejabat Teluk yang ikut serta dalam Arabian Travel Market pada hari Senin.

Sistem tersebut mirip dengan visa Schengen di Eropa, yang mana pemegang visa dapat mengunjungi sejumlah negara dengan 1 visa.

Saat ini, para turis membutuhkan visa terpisah untuk setiap negara Teluk yang mereka kunjungi, namun skema baru ini akan memungkinkan perjalanan gratis antara semua negara GCC, dalam rangka meningkatkan pariwisata regional.

“Pada akhir tahun ini, seluruh sistem akan diterapkan. [Kami] bekerja siang dan malam dan layanan elektronik adalah bagian penting dari itu. Kami tidak ingin mempersulit masyarakat dan juga mempertahankan tingkat keamanan yang sama,” kata Khalid Jasim Al-Midfa, seorang pejabat dari Otoritas Perdagangan dan Pariwisata Sharjah di UEA.

Baca juga: Turki Bolehkan Turis dari 6 Negara Ini Masuk Tanpa Visa

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Sistem ini akan disebut GCC Grand Tours dan akan memungkinkan ekspatriat yang tinggal di wilayah tersebut untuk mengunjungi enam negara GCC – Arab Saudi, Qatar, Bahrain, UEA, Kuwait, dan Oman – semuanya dengan visa multi-entry yang sama.

Warga dari keenam negara tersebut sudah dapat melakukan perjalanan bebas visa di kawasan ini.

“Ini akan membuat perjalanan ke wilayah kami menjadi lebih nyaman dan terjangkau bagi para wisatawan,” kata Abdullah bin Touq al Marri.

“Setelah diberlakukan, ini akan berkontribusi dalam menyoroti beragam tujuan wisata di negara-negara GCC, menarik dan mempertahankan wisatawan untuk waktu yang lebih lama.”

The Oman Observer melaporkan bahwa negara-negara GCC bekerja sama dengan operator pariwisata untuk mengembangkan paket-paket yang memungkinkan para turis untuk mengunjungi seluruh wilayah.

“Pengunjung dapat datang ke Bahrain dan menginap selama tiga malam, kemudian pergi ke Oman dan Saudi. Kami mempromosikan seluruh wilayah sebagai satu paket,” ujar Sarah Buhijji, CEO Otoritas Pariwisata dan Pameran Bahrain.

Setelah hubungan yang penuh ketegangan dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara Teluk ingin mengintegrasikan ekonomi mereka, khususnya dengan dorongan menuju diversifikasi dari minyak dan gas dengan pariwisata dipandang sebagai jalan utama untuk hal ini.

Telah ada kemajuan dalam sistem kereta api antar-Teluk dan proyek-proyek transportasi lainnya untuk GCC.*

Baca juga: Junta Myanmar Umumkan Wajib Militer, Para Pemuda Berbondong-Bondong Ajukan Visa Thailand

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineNegara ArabNegara telukvisaVisa Schengen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tawaran untuk Mahasiswa Palestina Belajar di Universiti Keusahawanan Koperasi Malaysia
Tulisan selanjutnya Rafah Palestina Kelaparan Dalam Kondisi Kelaparan Hingga Tak Mampu Berjalan, Warga Rafah Dibombardir Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?