Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mendekati Puncak Musim Panas, Arab Saudi Larang Bekerja di Bawah Sinar Matahari

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Juni 2024 15:49 3:49 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Juni 2024 16:00
Bagikan
Mendekati Puncak Musim Panas, Arab Saudi Larang Bekerja di Bawah Sinar Matahari
Bagikan

Hidayatullah.com – Arab Saudi akan mulai memberlakukan larangan bekerja di bawah sinar matahari langsung untuk semua perusahaan sektor swasta mulai pukul 12 siang hingga 3 sore, mulai Sabtu, 15 Juni 2024, hingga 15 September 2024.

Larangan bekerja diterbitkan oleh Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial, bekerja sama dengan Dewan Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja Arab Saudi.

Keputusan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja sektor swasta, melindungi mereka dari potensi risiko kesehatan dan menyediakan lingkungan kerja yang sehat dan aman sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja global.

Kementerian mendesak para pengusaha untuk mengatur jam kerja sesuai dengan keputusan ini untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan efisiensi dan sarana pencegahan untuk mengurangi cedera dan penyakit akibat kerja, serta melindungi pekerja dari kecelakaan, yang pada gilirannya akan memperbaiki dan meningkatkan produktivitas.

Kementerian telah menerbitkan “Panduan Prosedur untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Mencegah Dampak Paparan Sinar Matahari dan Tekanan Panas” di situs webnya.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

Pelanggaran terhadap larangan bekerja di bawah sinar matahari langsung dapat dilaporkan dengan menghubungi nomor terpadu kementerian (19911) atau melalui aplikasi kementerian yang tersedia.

Baca juga: Arab Saudi 1 Dzul Hijjah Jumat Hari Arafah 15 Juni 2024

Larangan bekerja di bawah sinar matahari langsung merupakan hal yang lazim di Arab Saudi. Tahun lalu, kementerian yang sama juga mengeluarkan larangan tersebut selama tiga bulan mulai 15 Juni hingga 15 September 2023.

Musim panas di Arab Saudi biasanya berlangsung selama 5 bulan, mulai dari Mei hingga Oktober. Di sana, musim panas biasanya panjang, panas terik, kering, dan sebagian berawan dan musim dingin biasanya pendek, menyenangkan, kering, dan umumnya cerah. Sepanjang tahun, suhu biasanya bervariasi dari 16°C hingga 42°C dan jarang di bawah 12°C atau di atas 44°C.*

Baca juga: Kazimiya Hatim, 104, Jamaah Haji Tertua Tahun Ini

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudicuacamusim panas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesawat Wakil Presiden Malawi Hilang di Pegunungan
Tulisan selanjutnya Tentara Cadangan ‘Israel’ Ini Pilih Bunuh Diri daripada Ditugaskan Lagi ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi atas Jaringan Pendanaan Hamas

Berita
3 Oktober 2026 16:06
Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Berita

Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

3 Oktober 2026 20:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?