Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bangladesh Izinkan Anggota Tentara Wanitanya Mengenakan Seragam Jilbab

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 September 2024 13:15 1:15 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 September 2024 14:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Anggota wanita Angkatan Darat (AD) Bangladesh kini boleh bernafas lega setelah dibolehkan mengenakan seragam jilbab, demikian Bdnews24 melaporkan, mengutip kantor Adjutant General (AG)..

Dengan rencana baru ini, berarti pembatasan mengenakan jilbab, yang (hanya) berlaku untuk perwira wanita, staf perawat (Layanan Perawatan Angkatan Bersenjata – AFNS), dan pangkat lainnya, telah dicabut.

“Pada prinsipnya, keputusan dibuat selama Konferensi PSO pada tanggal 3 September, yang memberikan persetujuan kepada personel wanita yang bersedia mengenakan jilbab dengan seragam mereka,” demikian isi perintah tersebut.

Pihak militer menolak mengomentari laporan media tersebut sebagai tanggapan atas permintaan dari Anadolu.

Namun, para pejabat militer yang sudah pensiun mengatakan kepada Anadolu bahwa mengenakan jilbab dibolehkan bagi perwira perempuan.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

“Setelah kemerdekaan pada tahun 1971, hanya ada anggota militer perempuan di korps medis (layanan dokter dan perawat) dan mereka dapat mengenakan jilbab jika mereka mau. Saya melihat para perawat melakukan tugas mereka dengan jilbab,” kata Brigjen pensiunan Shahedul Anam Khan mengatakan kepada Anadolu.

Perempuan Bangladesh diizinkan untuk bergabung dengan angkatan bersenjata dan korps angkatan darat setelah Jenderal Mustafizur Rahman menjadi kepala angkatan darat pada tahun 1997.

Secara resmi, perempuan Bangladesh bergabung dengan angkatan darat dengan pangkat perwira pada tahun 2000 dan pangkat prajurit pada tahun 2013.

Perwira wanita tidak dilarang mengenakan jilbab, jadi tidak ada “larangan” atau “pembatasan” di angkatan darat untuk mengenakan jilbab, tetapi karena sifat tugas, prajurit tidak dianjurkan untuk mengenakan jilbab, kata seorang pensiunan brigadir jenderal lainnya kepada Anadolu, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Arahan kantor tersebut menginstruksikan agar sampel jilbab yang cocok dengan berbagai seragam (seragam tempur, pakaian kerja, sari) diserahkan. Sampel harus mencakup rincian jenis kain, warna, dan ukuran.

Foto berwarna personel perempuan yang mengenakan jilbab yang diusulkan dengan seragam mereka (seragam tempur, pakaian kerja, sari) juga harus diserahkan ke departemen terkait paling lambat 26 September untuk ditinjau.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angkatan Darat BangladeshHeadlineseragam jilbabtentara wanita Bangladesh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR: Ketidakhadiran Menag Dinilai Hambat Persiapan Haji 2025
Tulisan selanjutnya Kemiskinan Israel Perang Gaza Akibatkan Ekonomi Merosot, Kemiskinan Mengancam ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Berita
1 Oktober 2026 15:47
Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

Terbaru

  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?