Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Mau Ikut Membela ‘Israel’, Jurnalis CBC Kanada Mengundurkan Diri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2024 01:30 1:30 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Oktober 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Arfa Rana, seorang mantan jurnalis di Canadian Broadcasting Corporation (CBC), mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap pemberitaan jaringan televisi tersebut terkait kekejaman “Israel” kepada warga Palestina.

Daftar isi
  • ‘Menyampaikan kebenaran’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Rana menyebut pedoman pemberitaan CBC membuat media tersebut “terlibat” dalam genosida di Gaza. Dia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap liputan bias CBC yang mengabaikan konteks sejarah dan gagal untuk mengakui secara keseluruhan penderitaan Palestina.

“Saya terkejut dengan kurangnya konteks sejarah antara Israel dan Palestina dan bahasa yang digunakan oleh CBC untuk membela pembantaian yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina,” tulis Rana di situs Mondoweiss.

“Pedoman Berita CBC tentang Timur Tengah adalah sebuah bencana besar,” imbuhnya. Ia lantas mengkritik pendekatan mereka untuk menetralisir pemberitaan di wilayah tersebut dan dia menunjuk pada kurangnya pengakuan atas pelanggaran “Israel” terhadap hukum internasional.

‘Menyampaikan kebenaran’

Menurut Rana, dirinya sudah menyuarakan keprihatinannya ini kepada jajaran redaksi. Namun, mereka malah mengucilkan dan mengasingkan wanita itu.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Lingkungan semacam itu membuat Rana mengalami beban emosional. “Pada saat saya mengundurkan diri, saya merasa tidak lagi memiliki sumber daya emosional yang tersisa,” ujar Rana.

Ia berharap pengalamannya dapat mendorong jurnalis lain untuk mempertanyakan bagaimana media arus utama membentuk opini dan narasi publik.

“Sekarang adalah waktunya bagi para jurnalis untuk menggunakan kekuatan mereka untuk mengubah opini masyarakat melalui berita-berita yang mereka tulis. Bagaimanapun juga, menyampaikan kebenaran bukan hanya kewajiban moral manusia, tetapi bagi jurnalis, ini juga merupakan tindakan revolusioner,” katanya.

Pada November 2023, Jazmine Hughes, seorang penulis dan editor majalah New York Times diminta mengundurkan diri usai menyampaikan dukungan terhadap Palestina dan memprotes serangan “Israel” ke Gaza.

New York Times berdalih perempuan itu melanggar kebijakan redaksi dan dituduh bersikap tidak netral.*

Baca juga: Kemunafikan Media Barat: Gaza Dibungkam, Pro-Israel Diutamakan

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CBCgenosida Gazaisraeljurnaliskanada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidur Sejenak Bantu Memecahkan Masalah
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Mengklaim Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Terbunuh di Garis Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?