Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gak Pake Lama Cukup 3 Menit Peluk Perpisahan di Bandara New Zealand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2024 14:58 2:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2024 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah bandara internasional di New Zealand memberikan waktu hanya 3 menit bagi calon penumpang dan pengantarnya untuk memberikan pelukan dan salam perpisahan.

Para bos di bandara internasional di selatan kota Dunedin itu mengatakan mereka terkejut dengan respons viral terhadap aturan baru yang diberlakukan pihaknya di zona penurunan mobil.

“Supaya semuanya berjalan lancar, kami telah memasang rambu-rambu baru, termasuk rambu ‘Waktu berpelukan maksimal 3 menit’,” kata kepala eksekutif bandara Daniel De Bono, seperti dilansir AFP Kamis (24/10/2024).

“Ini cara kami untuk bersikap sedikit unik dan mengingatkan orang bahwa area penurunan penumpang adalah tempat untuk mengucapkan selamat tinggal secara capat,” katanya.

“Dan jangan khawatir – pelukan selama 20 detik saja sudah cukup untuk melepaskan oksitosin dan serotonin, hormon bahagia yang meningkatkan kesehatan, jadi tiga menit sudah cukup untuk mengucapkan selamat tinggal dan mendapatkan dosis kebahagiaan Anda.”

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Orang yang ingin berpelukan lebih lama dapat menggunakan tempat parkir mobil, di mana 15 menit pertama gratis, katanya.

Orang yang ingin berpelukan lebih lama bisa menggunakan area parkir mobil, di mana 15 menit pertama gratis, kata De Bono.

Pengelola bandara mengatakan pihaknya mulai menerapkan batas waktu berpelukan pada bulan September, dan kala itu minim reaksi publik.

“Kami sangat terkejut melihat besarnya tanggapan publik global terhadap hal ini,” kata eksekutif pemasaran dan komunikasi bandara, Sarah Soper, menanggapi viralnya rambu pembatasan waktu berpelukan itu di media sosial.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:peluk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hacker China Curi Data Suara dan Teks Komunikasi Tokoh Politik Amerika
Tulisan selanjutnya Pasukan Kurdi Suriah Bantah Terlibat Serangan di Turkish Aerospace Industries

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

Berita
27 September 2026 09:26
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?