Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

UNHCR: 80 Persen Pengungsi Suriah Ingin Segera Pulang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Maret 2025 05:34 5:34 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Maret 2025 06:00
Bagikan
Pengungsi Suriah di Libanon
Bagikan

Hidayatullah.com – Sedikitnya 80 persen warga Suriah yang mengungsi di lima negara ingin segera kembali ke Suriah, menurut laporan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Sebuah survei lintas negara terhadap sampel acak 4.500 pengungsi Suriah, yang dilakukan UNHCR, menunjukkan bahwa persentase pengungsi yang ingin kembali ke Suriah telah meningkat secara signifikan dari 57 persen pada survei sebelumnya yang dilakukan pada bulan April 2024, yang mengindikasikan adanya harapan baru untuk kembali ke Suriah dengan aman dalam waktu dekat.

Survei yang berjudul “Persepsi dan Niat Pengungsi Suriah untuk Kembali ke Suriah” ini dilakukan pada bulan Februari. Survei tersebut menunjukkan bahwa sekitar 5,5 juta warga Suriah yang tinggal di Yordania, Turki, Lebanon, Irak, dan Mesir, menyatakan keinginannya untuk kembali ke tanah air mereka.

Keinginan para pengungsi untuk kembali dalam waktu dekat mengalami peningkatan tajam; 27 persen pengungsi menyatakan ingin kembali dalam waktu 12 bulan ke depan, dibandingkan dengan hanya 1,7 persen pada survei sebelumnya, menurut laporan tersebut.

UNHCR mengatakan bahwa pergeseran perspektif ini sebagian besar karena runtuhnya rezim Presiden Bashar Al-Assad pada 8 Desember tahun lalu.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Para pengungsi mengatakan bahwa tersingkirnya rezim Assad beserta meningkatnya keamanan dan keselamatan, menyumbang kontribusi positif terhadap rekonstruksi negara tersebut.

Banyak pengungsi juga menekankan pentingnya melakukan “kunjungan lapangan” ke Suriah sebelum membuat keputusan akhir. Lebih dari 60 persen percaya bahwa kunjungan semacam itu akan membantu mereka mendapatkan gambaran yang akurat tentang kondisi terkini di tanah air mereka.

Penelitian ini mengungkapkan perbedaan yang signifikan antara negara-negara tuan rumah mengenai niat untuk kembali. Di Yordania dan Mesir, tingkat niat untuk kembali adalah yang tertinggi, dengan 40 persen di Yordania dan 42 persen di Mesir. Angka tersebut lebih rendah di Lebanon sebesar 24 persen dan Irak sebesar 12 persen.

UNHCR menjelaskan bahwa survei ini mencakup informasi rinci tentang profil pengungsi, dengan 38 persen peserta perempuan dan 62 persen laki-laki. Selain itu, 83 persen responden berusia antara 25 dan 59 tahun; hanya 11 persen yang berusia antara 19 dan 24 tahun. Selain itu, 78 persen responden merupakan titik utama, yang berarti mereka sering kali merupakan kepala rumah tangga dan pengambil keputusan utama.

Para responden menyatakan optimisme yang kuat terhadap masa depan Suriah, dengan lebih dari separuh pengungsi yang tidak berencana kembali dalam 12 bulan ke depan, berniat kembali dalam waktu lima tahun ke depan.

Banyak dari mereka yang meyakini bahwa dukungan finansial, transportasi dan subsidi dalam pembangunan rumah akan berperan penting dalam memfasilitasi kepulangan mereka.

UNHCR juga mengumumkan upayanya untuk mengumpulkan dana sebesar $22 juta untuk memfasilitasi pemulangan para pengungsi Suriah yang saat ini berada di Yordania pada tahun 2025 dan memberikan dukungan yang diperlukan ketika mereka tiba di Suriah. Ini adalah bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengumpulkan $370,9 juta untuk tujuan yang sama di lima negara.

Menurut UNHCR, sekitar 43.704 pengungsi Suriah kembali secara sukarela ke tanah air mereka antara 8 Desember 2024 dan 22 Februari 2025. Kementerian Dalam Negeri Yordania mengatakan bahwa 42.675 warga Suriah telah meninggalkan Yordania melalui penyeberangan perbatasan Jaber sejak jatuhnya rezim Assad.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBBpengungsi SuriahRezim Bashar al-AssadsuriahUNHCR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumat Pertama di Bulan Ramadhan, ‘Israel’ Kerahkan 3.000 Aparat untuk Kepung Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Saudi Buka Pendaftaran I’tikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?