Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ketum PBNU Gelar Silaturahim Alim Ulama: Tegaskan Semua Persoalan Harus Kembali ke AD/ART

Bambang S
Terakhir diupdate: 24 November 2025 13:51 1:51 pm
Bambang S
Dipublikasikan 24 November 2025 14:30
Bagikan
Ketum PBNU Gelar Silaturahim Alim Ulama: Tegaskan Semua Persoalan Harus Kembali ke AD/ART
Bagikan

Hidayatullah.com – Di tengah menghangatnya dinamika internal dan mencuatnya isu pemakzulan Ketua Umum PBNU, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Silaturahim Alim Ulama di Gedung PBNU, Jakarta, Ahad (23/11/2025) malam.

Dalam forum tersebut, KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa seluruh persoalan organisasi harus dikembalikan kepada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan sistem konstitusi NU.
Gus Yahya menyatakan bahwa NU telah memiliki mekanisme organisasi yang mapan dan tegas. Karena itu, setiap sikap maupun keputusan baik berupa pernyataan lisan maupun dokumen tertulis harus dinilai berdasarkan aturan yang berlaku.

“Nanti semuanya akan kita lihat. Termasuk rapat harian syuriah yang lalu beserta hasilnya, semua kita ukur dengan sistem konstitusi organisasi,” ujar Gus Yahya seusai pertemuan, menjelang tengah malam.

Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 50 kiai dari berbagai wilayah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Syekh Ali Akbar Marbun dari Medan. Syekh Ali Akbar merupakan Rais Syuriah sekaligus anggota Ahlul Halli wal ‘Aqdi dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung empat tahun silam.

Menurut Gus Yahya, para kiai yang hadir tidak menunjukkan perbedaan pandangan terkait dinamika organisasi yang belakangan mencuat, termasuk mengenai rapat harian syuriah serta risalah yang beredar ke publik. Di antara para ulama, terdapat kesepahaman bahwa seluruh persoalan harus ditangani berdasarkan aturan organisasi, dan tidak membuka ruang konflik baru.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Semuanya menghendaki agar apa pun yang menjadi masalah dikembalikan kepada AD/ART dan sistem aturan yang ada. Jika ada kekurangan atau ganjalan, itu harus diselesaikan bersama tanpa mengembangkan konflik di jajaran kepemimpinan,” tegasnya.

Selain peserta yang hadir langsung, sejumlah kiai mengikuti forum secara daring melalui Zoom karena kondisi kesehatan atau jarak yang jauh. Total peserta mencapai sekitar 50 ulama.

PBNU berencana menggelar forum lanjutan dengan skala lebih besar dan menghadirkan para kiai sepuh serta berbagai unsur kepemimpinan NU. Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri telah disepakati menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

“Soal waktunya belum ditentukan. Tapi para kiai sudah sepakat. Insya Allah tidak lama lagi pertemuan itu akan diselenggarakan. Mudah-mudahan bisa menjadi pembuka jalan keluar dari masalah yang ada sekarang,” ujar Gus Yahya.

Ia menegaskan bahwa NU akan selalu bersandar kepada otoritas keilmuan para ulama.
“Nahdlatul Ulama tentu akan menyandarkan diri pada kebijaksanaan yang ada dalam ilmunya para ulama,” tandasnya.*/Azim Arrasyid

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gus YahyaisraelNahdlatul UlamaPBNUPengunduran DiriRais Aam PBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukuman mati para terduga mata-mata oleh Houthi Pengadilan Houthi Vonis Mati 17 Orang Terduga Mata-Mata
Tulisan selanjutnya Tingkatkan Kualitas Anak, Suriah akan Luncurkan Survei Gizi Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?