Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aksi Boikot Sukses Bikin Bangkrut Restoran ‘Israel’ di Belgia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Januari 2026 13:37 1:37 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Januari 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah restoran cepat saji kecil asal ‘Israel’ dengan empat restoran di seluruh Belgia telah tutup dan mengajukan kebangkrutan setelah periode panjang boikot yang dipicu oleh genosida ‘Israel’ di Gaza.

Daftar isi
  • Serangan terhadap restoran ‘Israel’
  • Masakan ‘Israel’ dan pencurian budaya
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Boker Tov memiliki empat restoran di Antwerp pada masa kejayaannya, bahkan menerbitkan buku masak populer tentang “resep masakan Israel,” tetapi restoran Israel ini adalah salah satu dari banyak restoran di Eropa yang harus gulung tikar usai aksi boikot yang dimulai setelah 7 Oktober 2023.

Minggu lalu, media Israel Haaretz melaporkan bahwa restoran milik Israel lainnya bernama “Tantura” di Lisbon, Portugal, bangkrut setelah hampir satu dekade mengalami “pelecehan dan vandalisme,” yang memburuk pasca genosida Israel di Gaza.

Restoran cepat saji Boker Tov tampaknya berkinerja baik hanya dua tahun yang lalu, menurut kedua pemiliknya, Tom Sas dan Lordi Dardikman. Restoran pertama dibuka pada tahun 2020 dengan visi untuk menciptakan “kisah cinta kuliner dari Tel Aviv”.

Boker Tov mengklaim dirinya sebagai “sebuah deli, bar & restoran Timur Tengah yang menghadirkan makanan dan minuman lezat ke Antwerp” termasuk tulisan Arab dan Ibrani pada logo situs web mereka.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Papan nama di luar restoran bertuliskan: “Kami buka untuk kopi, makanan, hummus, dan cinta.”

Serangan terhadap restoran ‘Israel’

Meskipun Boker Tov memulai bisnisnya dengan positif, salah satu pemiliknya, Sas, mengeluhkan bahwa ia mengalami “agresi” karena perubahan opini publik tentang Israel.

“Awalnya hanya berupa acungan jari tengah dan ulasan buruk di Google, tetapi pada satu titik kami menerima 1.000 pesan kebencian per jam dan bahkan ancaman kematian,” kata Sas kepada surat kabar HLN pada Oktober tahun lalu.

Penjualan dan pengunjung restoran menurun, meskipun Perdana Menteri Bart De Wever melakukan kunjungan dukungan pada akhir September tahun lalu.

Para pemilik melaporkan mempertimbangkan untuk mengubah interior dan nama restoran mereka, karena mereka menganggap keterkaitan dengan Tel Aviv “terlalu kontroversial”.

“Staf dan pelanggan diteriaki, grafiti ditulis di lantai, stiker [dengan wajah Netanyahu] ditempel di setiap meja dan kursi. Kami menerima seruan online untuk memboikot kami,” kata Sas dalam wawancara TV dengan VRT News.

Masakan ‘Israel’ dan pencurian budaya

Banyak negara, yang dulunya memiliki populasi Yahudi sebelum berdirinya ‘Israel’, seperti Maroko, Palestina, Irak, Yaman dan tempat lain menuduh entitas zionis mencuri budaya mereka.

Pengkritik paling keras berasal dari Palestina, yang makanan khas mereka seperti falafel, hummus dan shawarma diklaim milik ‘Israel’.

Makanan Israel sangat populer hingga beberapa tahun yang lalu, dengan koki terkenal seperti Yotam Ottolenghi menulis buku masak yang menjadi buku terlaris.

Restoran-restoran utama bermunculan di beberapa lokasi paling bergengsi di AS dan Eropa, tetapi genosida di Gaza menyebabkan banyak kampanye boikot terhadap mereka yang memiliki hubungan dengan ‘Israel’.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikotHeadlineisraelMakanan khas Palestinapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semua Mahasiswa Malaysia Wajib Belajar Konstitusi dan Sejarah Nasional
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Desak AS Larang Qatar dan Turki Kerahkan Pasukan di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?