Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendeta Hindutva: “Kami Lawan Islam, Akan Hapus dari Muka Bumi”

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 April 2026 19:57 7:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2026 19:56
Bagikan
Swami Anand Swarup, pendiri kelompok ekstremis Hindutva Kali Sena
Bagikan

Hidayatullah.com—Swami Anand Swarup, pendiri kelompok ekstremis Hindutva Kali Sena, merilis video provokatif yang kini viral di media sosial India. Dalam rekaman itu, ia secara terang-terangan menyatakan permusuhan terhadap Islam dan mengancam akan menghapusnya dari dunia.

“Kami menentang Islam dan kami akan menghapus Islam dari muka bumi ini. Ini tekad kami. Mereka yang mengikuti Islam harus meninggalkannya sesegera mungkin,” ujar Swarup dikutip The Print.

"We are against Islam and we will wipe Islam off this earth. This is our resolve. Those who follow Islam should abandon it as soon as possible."

Hindutva priest Anand Swarup released a video threatening to eliminate Islam. pic.twitter.com/USTtW2XpWQ

— DOAM (@doamuslims) April 5, 2026

Video berdurasi singkat tersebut menyebar cepat di X dan Instagram, ditonton ribuan kali. Swarup berpidato di depan pendukung dengan nada tegas, menyuruh umat Islam meninggalkan agama mereka agar “bertahan hidup” di India.

Sampai saat ini Polisi Uttar Pradesh belum memberi tanggapan resmi, meski kasus serupa pernah dilakukan pada tahun 2021

Jejak Kebencian terhadap Islam

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Swami Anand Swarup, alias Shambhavi Peethadheeshwar, memiliki riwayat panjang ujaran kebencian pada Islam. Pada Januari 2021 di Meerut, ia pernah mengatakan,  “Barangsiapa membaca Al-Quran, ia akan menjadi seperti binatang, ia bukan lagi manusia,” sambil mengajak melakukan aksi boikot terhadao Muslim.

The Print melaporkan apparat polisi telah melakukan penyelidikan, tapi hingga kini tak ada hukuman berarti baginya.

April 2025 saat Char Dham Yatra, Swarup pernah menuntut Kashmir –wilayah otonomi yang mayoritas Muslim yang kemudian dicaplok India” agar “bebas Muslim”.

“Saya mendesak pemerintah untuk menjadikan Kashmir bebas Muslim, karena ini adalah tanah milik umat Hindu,” demikian klaimnya di Facebook.

Ia menuduh Muslim telah lakukan “land jihad” dan dukung undang-undang anti-konversi Uttar Pradesh.

Swarup bekerja sama dengan kelompok radikal Hindu Janajagruti Samiti telah menyebar konten yang menyebut Muslim adalah “iblis”.

Pernyataan ini dikecam aktivis HAM. Hindutva Watch yang disebut sebagai “panggilan genosida verbal”.  Petisi Change.org sejak 2021 telah menuntut hukum atas perbandingan Muslim dengan Rohingya. Namun ketika videonya viral, Kali Sena mengklaim video tersebut telah “salah konteks”, tapi unggahan tetap ada sampai saat ini. Kasus ini menambah statistik kebencian anti-Muslim di India yang telah capai 70 persen keluhan di tahun 2025, kutip spotlighthate.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimHeadlineHinduHindutvaIndiaislamofobiaKali Senamuslim IndiaSwami Anand Swarup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat
Tulisan selanjutnya API Jabar: Umat Islam Harus Bersatu Hadapi Amerika dan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?