Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

AS Akan Kembali Kerjasama dengan Kopassus

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2010 09:39
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Amerika Serikat mengumumkan akan kembali membuka kerjasama militer secara bertahap dengan Komando Pasukan Khusus TNI atau Kopassus setelah terhenti selama 12 tahun akibat tuduhan pelanggaran HAM.
 Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS Robert Gates dalam jumpa pers setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (22/07) di Jakarta.
 Robert Gates mengatakan senang atas reformasi yang dilakukan TNI.
 Indonesia menyambut baik kebijakan tersebut, walau belum memastikan bentuk kerjasamanya.
 Namun koordinator LSM Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Usman Hamid mempertanyakan perubahan yang terjadi dalam tubuh Kopassus yang dicatat Robert Gates.
 “Perbaikan-perbaikan dalam Kopassus itu baru terjadi bulan-bulan terakhir setelah Pentagon memberi isyarat bahwa mereka harus mengeluarkan orang-orang yang terlibat pelanggaran HAM sebagai syarat pemulihan,” kata Usman Hamid kepada BBC Indonesia.
 “Seharusnya mutasi itu kan diumumkan secara terbuka sehingga ada pengakuan mengenai pelanggaran HAM tersebut,” tambah Usman Hamid.
 Sementara itu, organisasi Human Rights Watch bulan April lalu mengirimkan surat kepada Kongres Amerika yang berisi kekhawatiran mereka soal pelanggaran HAM yang dituduh dilakukan oleh Kopassus pada tahun 2009, namun hingga sampai saat ini, sepengetahuan organisasi ini belum ada yang dihukum.
 Hati-hati
 Amerika Serikat memutuskan hubungan dengan satuan militer khusus itu, Kopassus, tahun 1998 setelah Kopassus  dianggap AS terlibat dalam pelanggaran HAM di Timor Timur, dan di tempat-tempat lain.
 Pemerintahan Obama sedang berusaha membangun hubungan diplomatik dan militer dengan Indonesia, sekutu penting Amerika di dunia Muslim.
 Tetapi organisasi-organisasi hak azasi dan beberapa anggota Kongres Amerika telah menyuarakan keprihatinan bahwa beberapa pelanggar HAM  masih berada dalam kalangan Kopassus.
 Pejabat pertahanan Amerika itu mengatakan Washington akan melakukan “proses yang berhati-hati dan bertahap” dalam melanjutkan hubungan dengan satuan militer itu. [bbc/voan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Relawan Sahabat Al-Aqsa: “Amanah Masyarakat Indonesia Sudah Kami Sampaikan ke Rakyat Gaza!”
Tulisan selanjutnya Uni Eropa Libatkan Wakil Agama Atasi Masa Sulit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Berita
30 September 2026 19:02
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?