Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPRD Surabaya Minta Lokasi Rawan Tindakan Asusila Diamankan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2020 14:32 2:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Agustus 2020 14:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, meminta pemerintah setempat dan pihak terkait agar mengamankan lokasi yang rawan terjadinya tindakan asusila. Secara khusus, Reni menyoroti salah satu tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencabulan di Surabaya sekitar 4 tahun lalu.

Reni meninjau langsung bangunan yang dipakai untuk shelter kereta komuter tetapi belum berfungsi itu, kemarin. Tampak ada tangga menuju bawah, ada tempat tersebunyi yang gelap di malam hari. Kader lingkungan dan Lurah Pucang Sewu menyampaikan bahwa tempat itu hingga kini masih rawan dipakai tindakan asusila hingga anak usia SMP hamil.

TKP aksi memprihatinkan itu berada di stasiun kereta api di Jl Ngagel, Kecamatan Pucang Sewu, tepatnya dekat rel kereta api.

Empat tahun telah berlalu sejak kejadian naas tersebut, tetapi belum ada tindak lanjut untuk mengamankan tempat yang rawan sebagai lokasi kejahatan. Reni berharap agar lokasi rawan tindakan asusila ini diamankan.

“Semoga ini menjadi perhatian PT KAI DAOP 8 Surabaya yang punya kewenangan atas bangunan ini. Tempat seperti lorong sebaiknya dipagari saja. Apalagi di sebelah bawah air mengalir, bahaya jika ada anak yang jatuh di tempat itu,” ujarnya perempuan lulusan statistika ITS tersebut dalam keterangan resminya diterima hidayatullah.com, Rabu (19/08/2020).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Empat tahun lalu, Mei 2016, Kota Surabaya digemparkan oleh kasus pencabulan murid SMP yang dilakukan delapan orang bocah laki-laki. Para tersangka berusia 12 hingga 14 tahun, masing-masing masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Pelaku dan korban pencabulan sama-sama anak di bawah umur.

Menurut Lurah Pucang Sewu, Kenny, pihak kelurahan pernah pula menyampaikan ke PT KAI tetapi belum ada tindaklanjut.”

Demi menjaga dan melindungi keselamatan warga Surabaya khususnya perempuan dan anak, maka diharapkan pemerintah sebagai kewajibannya untuk memastikan setiap lokasi aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Juga supaya tak berpotensi dipakai untuk kejahatan dan kesusilaan.* (SKR)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asusilaDPRD SurabayapencabulanReni AstutiSurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja-Gereja di Seoul Sumber Penularan Covid-19
Tulisan selanjutnya Pemerintah Denmark Usul Turunkan Usia Pensiun Menjadi 61

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?