Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Aksi Islamofobia di Parlemen India, BJP Lontarkan kata ‘Teroris’ kepada Legislator Muslim

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 September 2023 05:45 5:45 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 September 2023 05:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang legislator dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India mendapat kecaman karena melontarkan pernyataan Islamofobia dan melontarkan penghinaan terhadap seorang anggota parlemen Muslim di parlemen.

Ujaran kebencian ini dilontarkan selama debat tentang keberhasilan misi bulan India. Anggota parlemen BJP Ramesh Bidhuri menyebut Kunwar Danish Ali dari oposisi Partai Bahujan Samaj (BSP) sebagai “teroris” dan “germo” dan pernyataan ofensif lainnya.

"You pimp, you militant, you extremist, you circumcised, you terrorist!"

In the Indian Parliament yesterday, Hindu BJP MP Ramesh Bidhuri insulted and threatened Muslim MP Danish Ali while debating India's space programme. pic.twitter.com/xdGYCpmENa

— 5Pillars (@5Pillarsuk) September 22, 2023

Dalam sebuah video, Bidhuri terlihat berulang kali melontarkan kata-kata umpatan kepada Ali dan melontarkan pernyataan Islamofobia. “Kemudian dia memanggil saya dengan nama-nama yang mengandung kata ‘teroris’,” katanya kepada thefirstpost.

Kata penghinaaan ini digunakan Bidhuri, termasuk penggunaan kata-kata hinaan yang sering ditujukan pada umat Islam di India, memicu kemarahan dan tuntutan tindakan terhadapnya, lapor thethaiger.

Ali, yang menjadi sasaran ujaran kebencian, mengungkapkan kekecewaan dan rasa sakit hati atas pernyataan hinaan tersebut namun menyatakan bahwa ia tidak terkejut, mengingat sentimen anti-Muslim lazim di negara itu.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Saya yakin Ketua Lok Sabha akan mengambil tindakan atas kejadian tersebut. Semuanya tercatat. Namun, jika tindakan tidak diambil terhadap Bidhuri dan hak-hak saya tidak dilindungi, saya akan mempertimbangkan untuk meninggalkan keanggotaan Lok Sabha (DPR, red),” ujar Ali.

Dia hanya mempertanyakan apakah mentor ideologi sayap kanan BJP yang berkuasa, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), yang bertujuan untuk menciptakan negara Hindu, mengajarkan perilaku seperti itu kepada para kadernya.

Ali juga menyoroti dukungan yang diterimanya dari anggota parlemen oposisi, khususnya anggota parlemen perempuan dari partai Kongres dan Kongres Trinamool.

Media sosial juga menjadi platform menuai kritik, dimana anggota parlemen TMC, Mahua Moitra, mengecam budaya BJP yang melecehkan umat Islam dan komunitas marginal lainnya.

Dia juga mengkritik Perdana Menteri Narendra Modi karena menciptakan lingkungan di mana umat Islam India hidup dalam ketakutan dan harus menoleransi tradisi serangan kebencian.

Politisi lain, seperti Omar Abdullah, menekankan pengarusutamaan kebencian terhadap Muslim di India dan mempertanyakan bagaimana Muslim yang mengidentifikasi diri dengan BJP dapat hidup berdampingan dengan kebencian tersebut.

Anggota parlemen Kongres Jairam Ramesh menuntut agar Bidhuri dicopot dari parlemen, dengan menyatakan bahwa ujaranya penghinaan itu tidak hanya diarahkan kepada Danish Ali, tetapi kepada seluruh anggota parlemen.

Ketua Majelis Rendah Om Birla menyatakan, tindakan tegas akan diambil terhadap Bidhuri jika perilaku serupa terulang kembali. Menteri Pertahanan Rajnath Singh telah meminta maaf, dan ucapan tersebut juga akan dihapuskan dari catatan parlemen.

Dalam sebuah foto dan video yang viral, di media sosial menunjukkan pemimpin BJP Harsh Vardhan dan Ravi Shankar Prasad tertawa, saat Bidhuri menyampaikan pidatonya.

“Yang sangat menjijikkan adalah anggota parlemen BJP Harsh Vardhan dan Ravi Shankar Prasad justru tertawa-tawa bukannya menghentikan atau mengoreksi Bidhuri yang berbicara dengan cara seperti itu,” kata Clyde Crasto, juru bicara Partai Kongres Nasionalis (NCP), yang dipimpin Sharad Pawar, kepada wartawan.

Pengamat politik memandang pernyataan Bidhuri sebagai contoh lain dari retorika anti-Muslim dan pelanggaran yang lazim terjadi di kalangan anggota dan pendukung BJP.

Bahasa yang menghina seperti itu, termasuk menyebut anggota parlemen terpilih sebagai teroris bukanlah hal mengejutkan mengingat bahasa yang sering digunakan dalam aksi unjuk rasa dan kampanye oleh partai tersebut.

Menurut pengamat, insiden ini sekali lagi menyoroti perlunya tindakan yang lebih tegas terhadap ujaran kebencian dan perlindungan hak-hak minoritas di India.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BJPHeadlineislamofobiaLegislator MuslimParlemen IndiaPartai Bharatiya Janatateroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panji Gumilang Menyesal dan Bertaubat, Polisi Tetap Memproses Secara Hukum
Tulisan selanjutnya Seorang Ibu Dua Anak Dipenjara Zioniskarena Menggalang Dana Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?