Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kalahkan Afghanistan, Myanmar Jadi Produsen Opium Terbesar Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Desember 2023 15:49 3:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2023 10:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Myanmar menjadi produsen opium terbesar di dunia pada tahun 2023 melampaui Afghanistan, setelah pemerintah Taliban mengambil tindakan keras terhadap perdagangan opium, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dirilis hari Selasa (12/12/2023).

Myanmar memproduksi sekitar 1.080 metrik ton opium – bahan utama untuk memproduksi heroin – tahun ini, menurut laporan terbaru United Nations Office for Drugs and Crime (UNODC) seperti dilansir AFP.

Angka tersebut muncul setelah produksi opium di Afghanistan merosot sekitar 95 persen menjadi sekitar 330 ton menyusul larangan Taliban terhadap penanaman poppy pada bulan April tahun lalu, tulis UNODC.

Wilayah perbatasan “Golden Triangle” antara Myanmar, Laos dan Thailand sejak dulu menjadi sarang produksi dan perdagangan narkoba, khususnya metamfetamin dan opium.

Perkiraan total nilai “ekonomi candu” Myanmar meningkat antara $1 miliar hingga $2,4 miliar atau setara dengan 1,7% sampai 4,1% dari PDB negara itu pada tahun 2022, kata UNODC.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Tahun lalu, diperkirakan 790 metrik ton opium diproduksi di Myanmar.

Perekonomian legal Myanmar morat-marit akibat konflik dan ketidakstabilan sejak militer mengambil alih kekuasaan pada tahun 2021. Ditambah buruknya akses terhadap pasar dan minimnya infrastruktur serta merajalelanya inflasi, semua itu mendorong petani-petani di sana untuk menanam opium.

Produksi opium pada tahun 2022-2023 berada pada tingkat tertinggi selama lebih dari 20 tahun terakhir, menurut perkiraan UNODC.

Organisasi di bawah PBB itu mengatakan budidaya opium di Myanmar semakin canggih, dengan adanya peningkatan investasi dan praktik budidaya yang lebih baik – termasuk peningkatan irigasi dan penggunaan pupuk – sehingga menambah hasil panen.

Di Myanmar, daerah budidaya utama adalah negara bagian Shan. Daerah itu menyumbang sekitar 88 persen dari 41.300 hektar (102.054 hektar) lahan penanaman opium di seluruh Myanmar.

Di Shan bagian timur, rata-rata hasil opium per hektar diperkirakan meningkat dari 19,8 kilogram pada survei tahun 2022 menjadi 29,4 kilogram pada tahun 2023.

Negara bagian Shan menempati hampir seperempat daratan Myanmar dan dipenuhi jurang dan perbukitan yang diselimuti hutan.

Kelompok-kelompok etnis bersenjata di sana memiliki puluhan ribu personel bersenjata lengkap yang  mengendalikan sebagian besar wilayah negara bagian Shan, yang menurut PBB juga merupakan daerah sumber utama sabu-sabu (methamphetamine) di Asia Tenggara

Sebagian kelompok etnis bersenjata itu menguasai wilayah otonomi yang diberikan oleh junta sebelumnya. Menurut para analis, di kawasan itu banyak terdapat kasino, rumah pelacuran dan pabrik senjata.

Lahan penanaman poppy juga bertambah luas di wilayah negara bagian Kachin dan Chin yang berbatasan dengan India.

Para analis mengatakan militer, yang menggulingkan pemerintahan terpilih dan merebut kekuasaan pada tahun 2021, tidak serius untuk mengakhiri perdagangan ilegal bernilai miliaran dolar tersebut.

Awal tahun ini, ketua Komite Sentral Pengendalian Penyalahgunaan Narkoba Myanmar mengatakan upaya mereka untuk memberantas perdagangan narkoba tidak berdampak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanmyanmaropiumTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastikan Dapat Mesin EUV Bos Samsung dan SK Group Kunjungi ASML Belanda
Tulisan selanjutnya drone gas air mata Drone ‘Israel’ Bantai Empat Warga Palestina di Jenin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?