Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ketika Meninggal Alexei Navalny Dikabarkan Sedang Dalam Proses Pertukaran Tahanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Februari 2024 19:04 7:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Februari 2024 19:04
Bagikan
Tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny.
Bagikan

Hidayatullah.com– Rekan-rekan dari Alexei Navalny mengatakan bahwa tokoh oposisi Rusia itu sedang dalam proses pertukaran tahanan dengan seorang warga Rusia yang ditahan di Jerman sebelum ajal lebih dulu menjemputnya.

Dalam sebuah pernyataan lewat video yang diunggah ke media sosial hari Senin (26/2/2024) salah satu rekan Navalny, Maria Pevchikh, mengatakan bajwa dia menerima konfirmasi pembicaraan rencana pertukaran tahanan itu yang sudah mencapai “tahap final” pada 15 Februari, sehari sebelum Navalny dikabarkan meninggal dunia.

Klaim Pevchikh itu, yang disampaikan ulang oleh rekan-rekan Navalny lain di media sosial, tidak dapat diverifikasi secara independen dan wanita itu tidak menunjuk bukti untuk mendukung pernyataan tersebut, lapor Associated Press.

Menurut Pevchikh, Navalny dan dua warga negara Amerika Serikat yang ditahan Rusia rencananya ditukar dengan Vadim Krasikov.

Krasikov saat ini sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup di Jerman untuk kasus pembunuhan Zelimkhan “Tornike” Khangoshvili, seorang warga Georgia keturunan Chechnya berusia 40-an tahun pada 2019. Krasikov diperintah oleh otoritas Rusia, yang menyediakan identitas palsu, paspor, serta berbagai kebutuhan untuk melakukan pembunuhan itu.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Ditanya dalam konferensi pers rutin di Berlin tentang klaim yang disebutkan rekan-rekan Navalny itu, jubir pemerintah Jerman Christiane Hoffmann mengatakan dia tidak dapat memberikan komentar, lapor AP.

Tatiana Stanovaya dari Carnegie Russia Eurasia Center mengatakan lewat platform Telegram bahwa Putin biasanya melakukan pertukaran dengan formula satu lawan satu, dan kemungkinan dia siap untuk menukar Krasikov dengan jurnalis AS Evan Gershkovich.

Seorang pejabat negara Barat yang mengetahui perihal ini tetapi tidak bersedia identitasnya diungkap mengatakan tidak ada upaya pertukaran tahanan berkaitan dengan Navalny dan warga negara AS.

Sergey Radchenko, seorang profesor di Johns Hopkins’ School of Advanced International Studies, mengaku skeptis bahwa Putin setuju untuk menukar Navalny tetapi kemudian di detik-detik  terakhir justru membunuhnya guna membatalkannya.

Alexei Navalny, 47, pengacara yang kemudian aktif menggeluti politik sebagai oposisi Putin, dikabarkan meninggal dunia pada 16 Februari di sebuah kamp kerja paksa narapidana di kawasan terpencil Siberia saat menjalani masa hukuman penjara 19 tahun untuk tuduhan ekstremisme.

Keluarga berusaha keras mendapatkan jasad Navalny dan melawan kehendak otoritas Rusia yang berusaha menahan jasadnya.

Juru bicara Navalny, Kira Yarmysh hari Senin mengatakan bahwa pihak keluarga sedang mencari tempat untuk menggelar prosesi pemakaman Navalny pekan ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexei Navalny
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ujaran Kebencian Anti-Muslim di India Semakin Menjadi-Jadi
Tulisan selanjutnya Masjid Diserang Puluhan Jamaah Shalat Subuh Dibantai di Burkina Faso

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?