Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pejabat Kejaksaan Meksiko Akui Negaranya Jawara Produksi Fentanyl

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 April 2024 15:23 3:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 April 2024 15:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pejabat senior dari Kantor Kejaksaan Meksiko (FGR) mengakui bahwa negaranya “jawara” dalam produksi fentanyl (fentanil).

Felipe de Jesús Gallo, kepala Badan Investasi Kriminal, merupakan pejabat Meksiko pertama yang secara terang-terangan masalah yang dihadapi negaranya berkaitan dengan narkoba sintetik, lansir Associated Press Rabu (24/4/2024).

Pernyataan tersebut jelas berseberangan dengan pernyataan sebelumnya yang diutarakan Presiden Andrés Manuel López Obrador, pejabat pertama Meksiko yang membantah bahwa fentanyl diproduksi di negaranya.

Meskipun di awal Obrador membantah adanya masalah fentanyl di negaranya, tetapi dia kemudian membuka diri untuk membahasnya dalam wawancara televisi dengan CBS dalam acara Sixty Minutes.

“Masalah utama di Amerika Serikat saat ini, menurut sudut pandang saya, adalah konsumsi narkoba dan khususnya konsumsi fentanyl,” kata Obrador.

Baca Juga

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Namun kemudian, Presiden Meksiko itu mengklaim bahwa CBS mengedit kata-kata yang diucapkannya, dan menayangkan suntingannya di mana seolah-olah dia sendiri yang membuat pernyataan bertentangan, bahws di negaranya “fentanyl tidak diproduksi” dab bahwa “hanya prokursornya yang datang”.

Akan tetapi penyataan Gallo yang disampaikan hari Selasa dalam International Conference on Synthetic Drugs justru menegaskan bahwa negaranya memang benar menghadapi masalah narkoba mematikan itu.

“Itu (fentanyl) merupakan sumber besar kekayaan dan kekuasaan bagi berbagai organisasi kriminal,” kata Gallo. 

Organisasi kriminal bahkan sudah memiliki model bisnis lawas tapi inovatif yaitu barter, di mana amphetamine ditukar dengan proskursor fentanyl sehingga jejak transaksi uang tidak terendus oleh aparat, paparnya.

Sebelum penjelasan Gallo ini, Meksiko selalu membantah negaranya merupakan bagian dari rute penyelundupan fentanyl ke Amerika Serikat.

Pada bulan Mei tahun lalu, ketika isu itu mencapai puncaknya, Presiden Obrador menegaskan pihaknya memiliki bukti bahwa Meksiko hanya kedatangan “produk yang hampir jadi”.

Selama beberapa tahun penyelundupan fentanyl merupakan masalah yang membuat Meksiko dan Amerika Serikat senantiasa saling bersitegang.

Narkoba sintetik itu, yang lebih kuat 50 kali dibandingkan heroin, menjadi penyebab kematian lebih dari 100.000 orang di Amerika Serikat selama tahun 2023 saja, menurut data resmi.

United Nations Office on Drugs and Crime memperingatkan peningkatan penyebaran narkoba sintetik ke seluruh dunia karena narkoba itu murah biaya produksinya, lebih kecil risiko terdeteksinya dan mendatangkan keuntungan lebih besar bagi kelompok dan organisasi kriminal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Meksiko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis dan Jerman Sepakat Membuat Tank Generasi Baru
Tulisan selanjutnya Ilustrasi Operasi Mata Khalifa bin Abi Al-Mahassin, Ilmuwan Muslim Spesialis Operasi Mata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?