Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kurun 50 Tahun Jumlah Anak di Jepang Berkurang Setengah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2024 18:17 6:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2024 18:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah anak usia di bawah 15 tahun di Jepang per 1 April tercatat 14,01 juta, atau turun 330.000 dari tahun sebelumnya. Itu artinya selama 43 tahun berturut-turut jumlah anak di Jepang terus berkurang.

Angka tersebut dirilis Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi pada hari Sabtu (4/5/2024) menjelang Hari Anak Nasional 5 Mei, lansir Asahi Shimbun.

Anak-anak mencakup 11,3 persen dari total populasi Jepang, atau berkurang 0,2 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan perlahan tapi pasti ini berlangsung berturut-turut selama 50 tahun.

Jumlah maupun rasio anak dalam populasi Jepang ini merupakan yang terendah sejak 1950, ketika statistik komparabel pertama kali dilakukan.

Jumlah anak menyusut hampir setengah sejak 27,23 juta pada 1975, ketika mereka mencakup 24,3 persen dari total populasi.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berdasarkan jenis kelamin, jumlah anak perempuan menurun 160.000 menjadi 6,83 juta sementara jumlah anak lelaki berkurang 170.000 menjadi 7,18 juta.

Ditinjau dari kelompok umur, jumlah anak usia sekolah menengah pertama (SMP) 12-14 tahun saat ini jumlahnya mencapai 3,17 juta. Sementara anak berusia 2 tahun atau lebih muda tercatat 2,35 juta.

Berdasarkan wilayah, jumlah anak di seluruh prefektur berkurang untuk tahun ketiga berturut-turut per 1 Oktober 2023.

Jumlah anak lebih dari 1 juta hanya tercatat di Prefektur Tokyo dan Kanagawa.

Prefektur Osaka memiliki 984.000 anak, berkurang menjadi di bawah 1 juta untuk pertama kalinya sejak 1970, ketika statistik komparabel tersedia.

Berdasarkan ratio, Prefektur Okinawa memiliki persentase populasi anak tertinggi di Jepang dengan 16,1%, diikuti kemudian oleh Prefektur Shiga dengan 13,0% dan Prefektur Saga 12,9%. Rasio terendah tercatat 9,1% di Prefektur Akita, satu-satunya yang memiliki rasio di bawah 10 persen, diikuti kemudian oleh Prefektur Aomori 10% dan Hokkaido 10,1%.

Persentase anak di setiap negara berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 2023 juga dirilis.

Di kalangan 37 anggota PBB berpopulasi 40 juta ke atas, rasio populasi anak Jepang yang terendah kedua, diikuti oleh Korea Selatan dengan 11,2%. Italia, Spanyol dan Jerman menyusul berurutan dengan 12,2%, 13,5% dan 14,0%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakJepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coca-Cola Jadi Sponsor LSM Prancis Menolak Ikut Serta Relai Obor Olimpiade
Tulisan selanjutnya Adik Cristiano Ronaldo:  Arab Saudi adalah ‘Tempat Teraman di Dunia’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?