Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Coca-Cola Jadi Sponsor LSM Prancis Menolak Ikut Serta Relai Obor Olimpiade

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2024 17:19 5:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2024 17:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah lembaga nirlaba peduli lingkungan di Prancis mengatakan pihaknya menampik peluang untuk berpartisipasi dalam relai obor Olimpiade di Marseille disebabkan kehadiran Coca-Cola sebagai salah satu sponsor utama acara tersebut.

“Clean My Calanques”, LSM di Marseille yang fokus dengan kegiatan pembersihan pantai dari berbagai sampah termasuk plastik, menerima pendanaan dari panitia pelaksana Olimpiade Paris 2024 atas upaya edukasi kepedulian lingkungan di kalangan anak sekolah.

Relai obor Olimpiade yang diambil dari Athena,Yunani, dibawa lewat laut ke Prancis. Obor akan dibawa berkeliling Prancis dari kota pelabuhan Marseille pada tanggal 8 Mei.

“Kami tidak akan membawa obor yang dibayar oleh pihak yang sama yang membuat kami membungkuk untuk memunguti sampah,” kata pendiri Clean My Calanques, Eric Akopian, kepada AFP.

Dibentuk pada 2017, LSM itu bersama para relawannya rutin membersihkan pantai di sekitar Marseille dan di Taman Nasional Calanques di dekatnya, kawasan pesisir dengan teluk-teluk kecil dan perairan biru sehingga menjadikannya tempat yang populer bagi wisatawan dan penduduk lokal.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Akopian mengatakan Coca-Cola merupakan salah satu perusahaan yang paling banyak menimbulkan sampah di dunia. Botol dan kaleng bekas kemasan produknya termasuk yang paling banyak ditemukan relawan Calanques saat kebersihan pantai.

Dalam sebuah pesan video yang dirilis hari Senin (29/4/2024) di Instagram, Akopian mengatakan organisasinya “tidak nyaman” dengan aspek komersial Olimpiade, meskipun menegaskan bahwa pihaknya tidak menentang olahraga ataupun pihak atlet manapun.

Akopian mengatakan bahwa produksi massal pernak-pernik “goodies” yang berkaitan dengan Olimpiade seperti stiker, gantungan kunci, pulpen atau boneka maskot, meskipun kelihatannya cantik menggemaskan, tetapi produk itu nantinya yang akan ditemukan menjadi sampah di pantai.

Panitia Olimpiade Paris 2024 dikabarkan bekerja sama dengan Coca-Cola untuk mengurangi sampah kemasan minuman.

Perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu sudah setuju untuk memasang 700 kran minuman rancangan terbaru di tempat-tempat penyelenggaraan pertandingan Olimpiade. Harapannya dengan begitu 50 persen minuman yang dijual disajikan tanpa kemasan botol plastik, kata pihak panitia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Coca-Colaolimpiade paris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Amerika Ini Rela Berjalan Kaki Tiga Jam ke Masjid untuk Belajar Islam
Tulisan selanjutnya Kurun 50 Tahun Jumlah Anak di Jepang Berkurang Setengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?