Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hujan Deras Keluar Uang Banyak Penonton Pembukaan Olimpiade Kecewa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2024 21:15 9:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2024 10:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dibungkus jas hujan poncho sementara hujan deras turun dari langit, warga Brazil Lucas Amadeu mengaku menyesal sudah mengeluarkan uang sebanyak 2.700 euro ($2.930) untuk satu buah tempat duduk di acara pembukaan Olimpiade Paris 2024 hari Jumat (26/7/2024).

“Saya pikir bagi mereka yang menonton di televisi, ini pasti sebuah pertunjukan yang luar biasa, dengan gambar-gambar yang indah,” katanya kepada AFP dari stand dekat jembatan bersejarah Alexandre III.

“Namun bagi kami yang ada di sini, kami tidak melihat pertunjukannya, hanya banyak perahu yang lalu lalang,” kata pria Brazil itu.

“Saya datang jauh-jauh dari Brazil, saya menghabiskan banyak uang dan saya mendapatkan pengalaman yang menyedihkan,” imbuh bos sebuah perusahaan pemasaran berusia 38 tahun yang basah kuyup itu.

Ketika mereka menjanjikan acara terbuka yang spektakuler di jantung salah satu kota terindah di dunia, penyelenggara Olimpiade Paris berharap agar cuaca cerah. Namun, kenyataannya hujan turun nyaris tanpa henti sepanjang acara sejak pukul 7:30 malam waktu setempat ketika perahu pertama pembawa kontingen Yunani muncul. Sebagai tradisi Olimpiade, tim Yunani – negara asal kompetisi olahraga – selalu menjadi tim pertama yang muncul saat pawai.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Masalah tiket di sejumlah pintu masuk dan keamanan yang ketat juga menyebabkan penonton harus menunggu hingga dua jam untuk mendapatkan tempat duduk mereka.

Pertunjukan langsung dibagi menjadi 12 lokasi di sepanjang tepian sungai Seine yang menjadi rute pawai perahu kontingen. Artinya, sekitar 300.000 pemegang tiket dibiarkan menonton layar lebar dalam waktu lama untuk mengetahui apa yang terjadi di tempat lain.

“Saya benar-benar kecewa,” kata Ashley Gilmore, seorang warga Amerika berusia 41 tahun, yang ditemui jurnalis AFP di dekat museum Orsay di area Tepi Kiri sungai Seine bersama istri dan anak-anaknya.

“Kami mengira akan ada hiburan di sepanjang rute,” kata Marie-Thérèse Roquet, pria berusia 73 tahun dari selatan Prancis.

Pada saat itu, banyak orang lain yang berada di hulu sungai sudah pulang lebih awal, sementara mereka yang bertahan meringkuk di bawah payung atau jas hujan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Olimpiade Paris 2024
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terlibat Penjajahan ‘Israel’, Kanada Cabut Perizinan Lembaga Amal Yahudi
Tulisan selanjutnya Kursus Renang Gratis Bagi Warga Dubai yang Ikut Kerja Bakti Bersihkan Pantai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?