Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terlibat Penjajahan ‘Israel’, Kanada Cabut Perizinan Lembaga Amal Yahudi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Juli 2024 00:39 12:39 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Juli 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Badan Pendapatan Kanada (CRA) memberi tahu Jewish National Fund (JNF) pada Kamis (25/07/2024) bahwa mereka berencana untuk mencabut perizinan badan amal tersebut karena penggunaan donasi untuk membangun infrastruktur militer di Israel.

Daftar isi
  • Pemilik tanah curian terbesar
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Badan amal Kanada tidak diperbolehkan mendanai militer asing,” Mark Blumberg, seorang pengacara khusus hukum amal Kanada, mengatakan kepada National Post. “Jelas, sebelumnya ada beberapa masalah kepatuhan,” tambahnya.

Badan amal Yahudi tersebut lantas menyebut pencabutan tersebut tidak adil dan menuduh CRA melakukan tindakan “antisemitisme”.

“Posisi kami adalah bahwa tidak adil bagi CRA untuk mencabut badan amal karena objek amal yang diterima hampir 60 tahun yang lalu sekarang tidak lagi dianggap sebagai objek amal yang sah,” kata JNF dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa mereka akan menggugat keputusan tersebut di pengadilan.

“Sebagai organisasi yang terinspirasi oleh Zionisme, JNF Kanada memiliki banyak pengkritik antisemitisme yang gencar yang kami yakini telah mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam masalah ini,” kata presiden nasional JNF Kanada, Nathan Disenhouse, dan CEO Lance Davis kepada media.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pemilik tanah curian terbesar

Didirikan pada tahun 1901, pada tahun 2007, JNF yang berbasis di Yerusalem memiliki 13 persen wilayah Palestina yang diduduki dan dianggap sebagai pemilik tanah terbesar di Israel. Selain itu, badan tersebut mempunyai agenda yang secara eksplisit melarang penjualan atau penyewaan tanah kepada non-Yahudi.

“Dengan kedok ‘lingkungan’, JNF telah menanami reruntuhan desa-desa Palestina sebagai upaya untuk ‘menghijaukan’ perampasan tanah non-Yahudi. Ini termasuk ‘Taman Kanada’ yang dibangun di atas 3 desa Palestina yang hancur dan lebih dari 9.000 penduduknya diusir dari rumah mereka,” kata Partai Hijau Kanada dalam sebuah petisi untuk mencabut status amal JNF.

“Karena status amalnya, JNF memberikan kredit pajak untuk donasi, yang berarti bahwa hingga 25 persen dari anggaran mereka berasal dari pajak kita,” tambah pernyataan tersebut.

Keputusan CRA ini muncul beberapa bulan setelah Ottawa mengumumkan rencana untuk melarang ekspor senjata baru ke Israel. Meski begitu, para pejabat mengklarifikasi bahwa izin ekspor yang disetujui sebelum 8 Januari akan tetap berlaku.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHeadlineisraelJewish National FundkanadaLembaga AmalpalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya festival miras Tren Konsumsi Miras Eropa Terus Naik, WHO Beri Peringatan
Tulisan selanjutnya Hujan Deras Keluar Uang Banyak Penonton Pembukaan Olimpiade Kecewa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?