Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaPalestina Terkini

Khaled Mesy’al Diperkirakan jadi Pengganti Ismail Haniyah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2024 18:45 6:45 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Agustus 2024 20:00
Bagikan
Khaled Mesy’al (kiri) dan Ismail Haniyah (kanan)
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok Hamas disebut-sebut memiliki calon pemimpin baru menggantikan Ismail Haniyah yang syahid di Teheran, Iran, Rabu lalu.

Di antara mereka yang berada di urutan teratas adalah Khaled Mesy’al, yang selamat dari upaya membunuhnya dengan racun yang dilakukan agen ‘Israel’ di luar kantornya di Amman, Yordania, pada tahun 1997.

Upaya pembunuhannya, yang diarahkan oleh Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu, membuat marah Raja Hussein dari Yordania.

Bahkan, Raja berniat untuk menggantung si pembunuh dan membatalkan perjanjian damai dengan ‘Israel’ kecuali obat penawarnya diserahkan kepadanya.

‘Israel’ melakukan hal tersebut dan juga setuju untuk membebaskan pemimpin Hamas, Syeikh Ahmed Yassin, yang terbunuh tujuh tahun kemudian di Gaza.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Bagi ‘Israel’ dan negara-negara Barat, Hamas, yang didukung oleh Iran dan mengarahkan bom bunuh diri di ‘Israel’ dan sering berperang melawannya, adalah kelompok yang bertekad untuk menghancurkan ‘Israel’.

Bangsa Palestina menggambarkan Mesy’al dan seluruh pimpinan Hamas sebagai pejuang kemerdekaan dari penjajah ‘Israel’, yang mempertahankan perjuangan mereka ketika diplomasi internasional gagal melakukannya.

Mesy’al, 68, menjadi pemimpin politik Hamas di pengasingan sebelum ‘Israel’ mencoba melenyapkannya, dan posisi tersebut memungkinkan dia untuk mewakili kelompoknya dalam pertemuan dengan pemerintah asing di seluruh dunia.

Sumber Hamas mengatakan Mesy’al diperkirakan akan dipilih sebagai pemimpin utama kelompok tersebut menggantikan Haniyah.

Seorang pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya, yang berbasis di Qatar dan memimpin perundingan gencatan senjata Hamas di Gaza dengan ‘Israel’, juga dapat mengambil kendali karena ia disukai oleh Iran dan sekutunya di wilayah tersebut.

Selain itu, Mohammed Deif yang diyakini sebagai salah satu komandan senior Hamas yang mendalangi serangan 7 Oktober di ‘Israel’ selatan yang memicu perang Gaza, juga disebut-sebut sebagai calon pengganti Haniyah.

Kamis pekan lalu, ‘Israel’ mengklaim telah membunuh pemimpin sayap militer Hamas, namun Hamas membantahnya.

Wakil Deif, Marwan Issa, yang diklaim ‘Israel’ terbunuh Maret lalu namun juga ditolak Hamas, juga merupakan salah satu kandidat pilihan untuk memimpin Hamas.

Issa, yang dijuluki ‘manusia bayangan’ oleh rekan-rekannya di Palestina karena kemampuannya menghindari radar musuh, menduduki peringkat ketiga dalam kelompok militan Islam tersebut.

Dia dan dua pemimpin tinggi Hamas lainnya membentuk dewan militer rahasia yang beranggotakan tiga orang yang membuat keputusan strategis.

Kandidat lainnya adalah Yehya Sinwar, yang dibebaskan dari penjara ‘Israel’ pada tahun 2011 selama kesepakatan pertukaran tahanan antara ‘Israel’ dan Hamas, adalah pemimpin kelompok tersebut di Gaza dan salah satu milisi pejuang paling ditakuti penjajah.

Sinwar diyakini masih mengarahkan operasi militer, mungkin dari bunker di jaringan terowongan yang luas di bawah Gaza, sambil membuat keputusan penting dalam negosiasi tidak langsung dengan ‘Israel’ mengenai gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tahanan.

Beberapa calon lainnya, Khalil al-Hayya, Mahmoud al-Zahar, Mohammad Shabana atau Abu Anas Shabana dan Rawahi Mushtaha disebutkan sebagai calon potensial namun posisinya, baik masih hidup atau tidak, tidak dapat dikonfirmasi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlineismail haniyahKhaled MeshaalKhaled Misy'al
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agen Mossad di Iran Menanam Bom 2 Bulan sebelum Kedatangan Ismail Haniyah
Tulisan selanjutnya Insiden Anti-Islam di AS Melonjak hingga 70 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?