Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Insiden Anti-Islam di AS Melonjak hingga 70 Persen

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2024 18:50 6:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Agustus 2024 20:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat (AS) memproyeksikan lonjakan insiden anti-Muslim sebesar 70 persen pada tahun 2024 di tengah genosida ‘Israel’ di Gaza.

Negara ini menunjukkan lonjakan diskriminasi dan serangan sebesar 70 persen terhadap Muslim dan Palestina pada paruh pertama tahun 2024, kata kelompok advokasi tersebut pada Selasa seperti dikutip Daily Sabah.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) menyalahkan serangan genosida rezim ‘Israel’ di Gaza sebagai penyebab meningkatnya Islamofobia.

Para aktivis hak asasi manusia melaporkan peningkatan global dalam Islamofobia, bias anti-Palestina, dan anti-Semitisme sejak pecahnya perang pada Oktober lalu.

Dalam enam bulan pertama tahun 2024, CAIR mengatakan pihaknya menerima 4.951 pengaduan mengenai insiden anti-Muslim dan anti-Palestina, meningkat hampir 70 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Sebagian besar pengaduan masuk dalam kategori imigrasi dan suaka, diskriminasi pekerjaan, diskriminasi pendidikan dan kejahatan rasial, kata CAIR.

Pada tahun 2023, CAIR mencatat 8.061 pengaduan, termasuk sekitar 3.600 pengaduan dalam tiga bulan terakhir setelah pecahnya perang.

Insiden mendadak di AS dalam sembilan bulan terakhir, termasuk penikaman fatal pada bulan Oktober lalu terhadap seorang anak Palestina-Amerika berusia 6 tahun di Illinois, insiden penikaman pada bulan Februari yang melibatkan seorang pria Palestina-Amerika di Texas, insiden penembakan terhadap tiga pelajar Palestina di Vermont pada bulan November dan upaya menenggelamkan seorang gadis Palestina-Amerika berusia 3 tahun pada bulan Mei.

Banyak aksi protes yang dilakukan AS, yang merupakan sekutu utama ‘Israel’, terkait perang di Gaza sejak Oktober.

CAIR juga melaporkan tindakan keras yang dilakukan kepolisian dan otoritas universitas terhadap pengunjuk rasa pro-Palestina dan protes perkemahan mereka di kampus.

CAIR mengatakan pihaknya mengumpulkan penghitungan tersebut dengan meninjau pernyataan publik dan video serta laporan dari panggilan masyarakat, email dan sistem pengaduan online serta menghubungi individu yang insidennya dilaporkan oleh media.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatanti-MuslimASgazagenosida Israelislamofobia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khaled Mesy’al Diperkirakan jadi Pengganti Ismail Haniyah
Tulisan selanjutnya Gerombolan Teroris KKB  Bantai Sopir Truk di Yahukimo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?