Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Manipur Berlakukan Jam Malam Usai Bentrokan Antaretnis Mayoritas Hindu dan Kristen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 September 2024 19:37 7:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 September 2024 19:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang di negara bagian Manipur di timur laut India hari Selasa (10/9/2024) mulai memberlakukan jam malam menyusul serentetan aksi demonstrasi penuh kekerasan yang digelar untuk mengutuk pembunuhan-pembunuhan yang terjadi dalam bentrokan antaretnis belakangan ini.

Manipur diguncang bentrokan berkala selama lebih dari setahun terakhir antara komunitas etnis Meitei yang mayoritas beragama Hindu dan komunitas etnis Kuki yang sebagian besar beragama Kristen, yang memecah negara bagian tersebut menjadi daerah-daerah kantong etnis.

Setidaknya 11 orang tewas pekan lalu ketika permusuhan antara kedua komunitas itu meletus lagi, setelah berbulan-bulan relatif tenang, lapor AFP.

Jam malam diberlakukan di ibu kota negara bagian Imphal dan di daerah lembah sekitarnya, setelah aksi protes yang dipimpin para mahasiswa pada hari Senin memicu bentrokan dengan aparat kepolisian.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa para mahasiswa “memprovokasi” petugas keamanan yang melindungi kediaman gubernur negara bagian di Imphal “dengan cara melemparkan batu dan botol plastik,” kata pihak kepolisian dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Senin (9/9/2024).

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Pengunjuk rasa di daerah distrik lain merebut senjata milik polisi dan menembaki aparat dengan senjata tersebut, imbuh pernyataan itu.

“Seorang polisi terkena peluru tajam di bagian paha kirinya dan seorang polisi lainnya terkena proyektil tak dikenal di bagian wajahnya,” kata pernyataan tersebut.

Pemberitahuan dari pemerintah setempat mengumumkan “jam malam total… diberlakukan segera sampai ada perintah lebih lanjut.”

Para pengunjuk rasa mendesak aparat untuk melakukan tindakan terhadap para pemberontak yang dituduh menggunakan senjata proyektil “rakitan” dan serangan drone pekan lalu, dalam apa yang disebut polisi sebagai “eskalasi signifikan” kekerasan di Manipur.

Ketegangan yang sudah berlangsung lama antara komunitas Meitei dan Kuki berkisar pada persaingan untuk mendapatkan tanah dan pekerjaan di sektor publik.

Aktivis-aktivis HAM menuduh para pemimpin lokal memperparah perpecahan etnis demi keuntungan politik. Manipur saat ini diperintah oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berhaluan nasionalis Hindu pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaManipur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis HAM Turki-Amerika Ratusan Warga Palestina Antar Jenazah Aktivis AS yang Dibunuh ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Malaysia Terapkan Pajak Minuman Manis Mulai Tahun Anggaran 2025

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?