Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gagas Humanitarian Islam, PBNU dan UI akan Kenalkan Islam Nusantara di Tingkat Global

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 November 2024 16:16 4:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 November 2024 16:20
Bagikan
Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf /ui.ac.id
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum PBNU sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat UI, K.H. Yahya Cholil Staquf, mengaku akan mengenalkan wajah Islam yang moderat, inklusif, dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan universal demi perdamaian dunia.

Pesan ini akan disampaikan dalam “International Conference on Humanitarian Islam” atau Mukatmar al-Duwali Islam lil Insaniyah, yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan UI dan Centre for Shared Civilizational Values (CSCV).

Gagasan Humanitarian Islam diusung sebagai implementasi skala global dari ajaran Ahlusunnah wal Jamaah an-Nahdliyah atau Aswaja an-Nahdliyah (Awaja ala NU) tentang tawasuth (tengah-tengah), tasamuh (toleransi), tawazun (berimbang), dan i‘tidal (adil).

Gagasan ini merupakan kelanjutan dan penguatan dari konsep khittah NU 1926, pribumisasi Islam, Islam Rahmatan lil ‘Alamin, Islam Nusantara, serta Fiqh Peradaban yang sejalan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia mengaku, gagasan humanitarian Islam atau Islam lil insaniyah dicetuskan sejak 10 tahun lalu oleh elemen-elemen Nahdlatul Ulama.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

“Gerakan ini menawarkan solusi berbasis karakter Islam Nusantara atau Islam Indonesia yang damai dan ramah bagi dunia yang semakin kompleks akibat pergeseran geopolitik, maraknya populisme berbasis agama dan rasisme, meningkatnya ancaman kekerasan dan perang, serta kesenjangan dan kemiskinan global,” katanya dalam “Opening Ceremony of the International Conference on Humanitarian Islam” yang berlangsung di Balairung Universitas Indonesia (UI), Selasa (5/11/2024).

“Untuk itu, kita memerlukan Humanitarian Islam yang tidak hanya fokus pada tataran konsep, tetapi juga terhadap langkah konkret dan instrumen yang tepat,” ujar Yahya dikutip laman ui.ac.id.

Menurutnya, gagasan Humanitarian Islam diharapkan menjadi salah satu landasan pokok dalam menghadirkan perdamaian dunia.

Sementara Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D, mengatakan bahwa hanya melalui pendekatan antarbudaya, dunia yang adil dan harmonis dapat terbangun, di mana semua orang—terlepas dari latar belakang budaya atau agama—dapat hidup dengan damai dan penuh pengertian.

Hal tersebut karena filsafat antarbudaya menekankan pada tiga hal, yakni keterbukaan, saling menghargai, dan kesadaran kritis. Dengan filsafat ini, Indonesia dapat menunjukkan pada dunia bahwa Islam bukanlah ancaman, melainkan solusi bagi perdamaian dunia.

Indonesia berperan sebagai perintis dalam mendukung dialog lintas agama, menyuarakan anti kekerasan, dan mempromosikan Islam yang berlandaskan pada kemanusiaan sebagai alternatif bagi dunia yang dilanda konflik berkepanjangan.

Konferensi ini diharapkan menghasilkan karya ilmiah yang bukan saja penting bagi perbincangan intelektual di tingkat internasional, tetapi juga memberikan arah strategis bagi pengembangan dan perluasan misi humanitarian.

“UI berada di barisan terdepan untuk ikut serta mendorong semangat ini, baik dalam kapasitasnya sebagai lembaga akademik, sekali juga sebagai bukti dari Dharma Pendidikan Tinggi untuk permasalahan kemanusiaan yang lebih luas. Mari kita menyerukan semangat Rahmatan lil ‘Alamin dalam kehidupan sehari-hari karena masing-masing kita adalah agen perubahan yang membawa wajah kemanusiaan yang mengedepankan perdamaian dan kasih sayang. Selamat berkonferensi, untuk kepentingan bangsa Indonesia dan umat manusia,” ujar Prof. Ari.

Kegiatan internasional ini akan berlangsung di Hyatt Hotel Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 5–6 November 2024, yang dihadiri oleh sejumlah kiai, cendekiawan, dan akademisi internasional dari Amerika Serikat (AS), Eropa, Kanada, Australia, dan Asia Tenggara.

Para delegasi yang hadir adalah Professor Robert W. Hefner (Boston University AS), Professor Greg Barton (Deakin University Australia), K.H. Dr. Afifuddin Muhajir (Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbono Jawa Timur), K.H. Dr. Abdul Ghofur Maimoen (Pesantren Al Anwar Rembang Jawa Tengah), Professor Rüdiger Lohlker (University of Vienna Austria), Professor James B. Hoesterey (Emory University AS), Professor Amanda tho Seeth (Humboldt University of Berlin Jerman), Professor Nelly van Doorn-Harder (Wake Forest University AS), Professor Ismail Fajrie Alatas (New York University), Professor Timothy Shah (CSCV), dan Prof. Ahmad Syafiq (UI).

Sementara itu, “Opening Ceremony of the International Conference on Humanitarian Islam” turut dihadiri oleh sejumlah petinggi negeri, di antaranya Menteri Luar Negeri, Letnan Satu Inf. (Purn.) H. Sugiono., B.Sc., M.Sc; Menteri Sosial, Drs. K.H. Saifullah Yusuf; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Choiri Fauzi; Menteri Perlindungan Pekerja Migran, H. Abdul Kadir Karding, S.PI, M.Si.; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro; Sekretariat Liga Muslim Dunia (MWL) Asia Tenggara, Abdurrahman Al Khayyat; Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umroh, K.H. Mochamad Irfan Yusuf; Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro; serta Badan Intelijen Negara dan duta besar negara sahabat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinehumanitarian IslamIslam NusantaraPBNUUIYahya Cholil Staquf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Prabowo Minta Jajaran Kabinet Serius Bemberantas Judi Online dan Korupsi
Tulisan selanjutnya Grand Syeikh Al-Azhar: Masyarakat Saat Ini Tidak ‘Berperadaban’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

13 Oktober 2026 16:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?