Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Polandia Minta Netanyahu Dilindungi Negara Bila Hadiri Peringatan Auschwitz-Birkenau

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Januari 2025 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Januari 2025 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Polandia Andrzej Duda meminta pemerintah negaranya untuk memastikan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dapat menghadiri peringatan ke-80 tahun pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz-Birkenau tanpa harus khawatir akan ditangkap disebabkan adanya perintah penangkapan internasional.

International Criminal Court (ICC) pada bulan November 2024 mengeluarkan surat perintah penangkapan PM Netanyahu dan seorang bekas menteri pertahanannya, serta seorang pemimpin Hamas bernama Ibrahim Al-Masri, dengan tuduhan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan selama 15 bulan perang di Gaza.

Duda, dari partai oposisi Partai Hukum dan Keadilan (PiS), menulis surat kepada pemerintah Polandia pimpinan Perdana Menteri Donald Tusk berisi permintaan supaya Netanyahu tidak ditangkap apabila fia menghadiri acara di Auschwitz tersebut yang akan digelar pada 27 Januari. Demikian dikatakan seorang pembantu kepresidenan pada hari Kamis (9/1/2025).

“Menurut pendapat presiden, ada satu masalah – justru karena ini adalah kamp Auschwitz, setiap orang dari Israel, setiap perwakilan otoritas negara tersebut harus memiliki kesempatan untuk menghadiri acara yang luar biasa ini,” kata Malgorzata Paprocka, kepala kantor Duda, kepada kantor berita resmi Polandia PAP.

Dia mengatakan Duda masih menunggu balasan. Tusk belum mengomentari surat tersebut, lansir Euronews.Negara-negara anggota ICC, seperti Polandia, harus melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut apabila orang bersangkutan menginjakkan kaki di wilayahnya, tetapi pengadilan itu tidak dapat memaksakan supaya surat perintah dilaksanakan. Israel sendiri bukan anggota ICC dan menampik yurisdiksi pengadilan itu atas warganya.

Baca Juga

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

ICC memiliki 120 negara anggota. Sebagian negara, termasuk Prancis da Hungaria, sudah menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menangkap Netanyahu. PM Hungaria Viktor Orban bahkan terang-terangan mengundang Netanyahu untuk berkunjung ke negaranya.

Meskipun pada tahun-tahun sebelumnya Netanyahu mengikuti acara di Auschwitz itu, belum jelas apakah dia akan hadir tahun ini. Acara itu bertempat di Oswiecim, sebuah kota yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II, tempat pasukan Nazi Jerman mengoperasikan kamp kematian paling terkenal.

Lebih dari 1,1 juta orang dibunuh di Auschwitz. Para sejarawan mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka, sekitar satu juta, adalah orang Yahudi, tetapi korbannya juga termasuk orang-orang Polandia, orang Roma, tawanan perang Soviet, dan lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AuschwitzBenjamin NetanyahuisraelPolandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Para Bintang Hollywood jadi Abu Akibat Kebakaran di Los Angeles
Tulisan selanjutnya Biksu Radikal Sri Lanka Dipenjara karena Menghina Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Berita
22 Oktober 2026 13:22
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

20 Oktober 2026 19:37
Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:59
Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?