Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tentara Amerika Tinggalkan 2 Pangkalan di Suriah, Kurdi Khawatir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2025 17:46 5:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2025 17:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat sudah menarik pasukannya dari dua lagi pangkalannya di Suriah bagian timur laut, sementara pasukan Kurdi Suriah khawatir keadaan itu akan memunculkan kembali kelompok bersenjata ISIS alias Daesh.

Reporter Reuters yang mengunjungi pangkalan Al-Wazir dan Tel Baydar pada pekan lalu mendapati sebagian besar tempat itu kosong, hanya ada sejumlah kecil penjaga dari Syrian Democratic Forces (SDF) – gabungan sejumlah milisi Suriah yang dipimpin Kurdi yang didukung Amerika Serikat dalam memerangi ISIS. Tidak tampak pasukan AS di sana.

Kamera-kamera yang digunakan di kedua pangkalan yang diduduki oleh koalisi militer pimpinan AS itu sudah dicopot, dan kawat-kawat berduri di perimeter luar pangkalan tidak lagi terikat kencang, tampak melorot.

Seorang politisi Kurdi yang tinggal di salah satu pangkalan itu mengatakan di sana sudah tidak ada lagi pasukan Amerika Serikat.

SDF yang berjaga di pangkalan mengatakan tentara AS sudah angkat kaki tetapi menolak untuk memberitahu kapan mereka pergi.

Baca Juga

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Pentagon juga menolak untuk memberikan penjelasan, lapor Reuters Rabu (18/6/2025).

Ini merupakan konfirmasi pertama di lapangan yang dilakukan oleh awak media yang memastikan bahwa tentara AS sudah meninggalkan pangkalan Al-Wazir dan Tel Baydar di Provinsi Hasaka.

Dengan demikian sedikitnya sudah empat pangkalan di Suriah yang ditinggalkan oleh tentara AS sejak Donald Trump dilantik sebagai presiden pada Januari 2025.

Bukan ini pemerintahan Trump mengatakan akan mengurangi kehadiran militernya di Suriah menjadi satu pangkalan dari delapan yang ada di bagian timur laut Suriah yang dikontrol SDF.

New York Times pada bulan April melaporkan bahwa jumlah tentara AS yang ditugaskan di Suriah akan dikurangi dari 2.000 menjadi 500.

SDF tidak memberikan jawaban ketika ditanya tentang jumlah tentara AS dan pangkalan mereka yang masih buka di bagian timur laut Suriah.

Namun, komandan SDF Mazloum Abdi, yang berbicara kepada Reuters di pangkalan AS di Al Shadadi, mengatakan bahwa kehadiran hanya beberapa ratus tentara di satu pangkalan saja “tidak mencukupi” untuk menaklukkan ISIS alias IS.

“Ancaman IS belakangan ini kembali meningkat. Namun, beginilah rencana militer AS. Kami sudah mengetahuinya sejak lama … dan kami berupaya bersama mereka untuk memastikan tidak ada celah dan kami masih bisa menekan IS,” kata Abdi.

Berbicara kepada Reuters pada hari Jumat beberapa jam sebelum serangan Israel atas Iran dilancarkan, Abdi menolak memberikan komentar tentang apa kiranya dampak konflik baru Israel-Iran terhadap Suriah. Dia hanya berkata bahwa pihaknya berharap konflik itu tidak meluas ke Suriah dan dirinya merasa aman tinggal di pangkalan AS.

Abdi mengatakan sel-sel ISIS bangkit kembali sejak rezim Bashar Assad tumbang pada Desember 2024. Mereka bermunculan di sejumlah kota termasuk Damaskus. Tidak hanya itu, para petempur asing yang dulu ikut memerangi rezim Bashar dan kelompok pendukungnya sekarang banyak yang bergabung dengan ISIS.

Abdi mengatakan petempur ISIS menjarah amunisi dari gudang-gudang tentara rezim Assad di tengah kekacauan yang terjadi saat diktator itu digulingkan.

Sejumlah petinggi Kurdi mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok ISIS sudah mulai bergerak secara terbuka di sekitar pangkalan-pangkalan AS yang belum lama ini dikosongkan, termasuk yang terletak di dekat kota Deir Ezzor dan Raqqa, yang pernah menjadi basis kekuatan ISIS Di daerah-daerah yang dikontrol pasukan Kurdi di SDF di timur Sungai Eufrat, kelompok ISIS melancarkan serangkaian serangan yang menewaskan sedikitnya 10 petempur SDF dan personel pasukan keamanan Suriah, papar Abdi.

Serangan yang dilancarkan ISIS antara lain berupa ledakan bom yang menarget konvoi truk tangki minyak di jalan dekat pangkalan AS di mana Abdi diwawancarai oleh Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatISISKurdiSDFsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Bisa Saja Tebar Ranjau di Selat Hormuz Jika AS Bantu ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Rapper Irlandia Kneecap Diadili Gegara Bendera Hizbullah, Ratusan Orang Beri Dukungan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

13 Oktober 2026 16:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?