Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Satelit MethaneSAT Hilang di Luar Angkasa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juli 2025 22:42 10:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2025 22:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– MethaneSAT, sebuah satelit pemantau gas metana bernilai $88 juta yang disokong Jeff Bezos, hilang di luar angkasa saat melakukan misi perubahan iklim, kata pejabat New Zealand hari Rabu (2/7/2025).

MethaneSAT, yang dirancang untuk mengevaluasi emisi gas rumah kaca dengan resolusi yang belum ada sebelumnya, juga didanai oleh pemerintah Wellington dan Environmental Defense Fund (EDF) yang berbasis di Amerika Serikat.Sayangnya, satelit dipenuhi dengan berbagai masalah teknis dan belum lama ini tidak lagi memberikan respon pusat pengendalinya di Bumi, lansir DW.

“Jelas, ini merupakan perkembangan yang mengecewakan,” kata Andrew Johnson, seorang pejabat senior di New Zealand Space Agency.

“Sebagaimana mereka yang bekerja di sektor antariksa ketahui, luar angkasa senantiasa menantang, dan setiap upaya, berhasil atau tidak, mendorong batas apa yang kita tahu dan apa yang kita bisa,” kata Johnson.

Environmental Defense Fund (EDF), penanggung jawab program itu, mengatakan bahwa kehilangan satelit itu merupakan kabar buruk, tetapi tidak akan mengakhiri upaya pelacakan gas metana di Bumi.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

“Kami melihatnya sebagai kemunduran, bukan kegagalan,” tegas Amy Middleton, wakil presiden senior EDF, kepada Reuters.

“Kita sudah membuat kemajuan sangat banyak, dan jika kita dulu tidak mengambil risiko, kita tidak akan memperoleh pengetahuan seperti yang kita sudah dapatkan.”

MethaneSAT diluncurkan pada Maret tahun lalu guna menuntut pertanggungjawaban 120 negara atas janjinya untuk mengurangi emisi metana.

Selain itu juga untuk membantu menegakkan janji 50 perusahaan minyak dan gas yang dibuat saat pertemuan puncak Dubai COP28 bulan Desember 2023, yaitu untuk menghilangkan metana dan pembakaran gas rutin.

Metana merupakan gas rumah kaca berbahaya, dengan kekuatan memanaskan 80 kali lebih tinggi dari karbon dioksida selama periode 20 tahun.

Para ilmuwan mengatakan, menutup kebocoran dari sumur minyak dan gas serta peralatannya merupakan salah satu cara tercepat untuk memulai penanggulangan pemanasan global.

EDF menerima pendanaan $100 juta dari Bezos Earth Fund pada 2020 dan menerima dukungan finansial lain dari Arnold Ventures, Robertson Foundation, TED Audacious Project serta para donatur EDF lain. Misi itu juga dilakukan melalui kemitraan dengan New Zealand Space Agency.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:metanaMethaneSATSatelit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Kritik Rencana Jerman Deportasi Orang Afghanistan
Tulisan selanjutnya Menguatkan Ukhuwah Lewat Oleh-oleh Umroh: Antara Tradisi, Sunnah, dan Peluang Bisnis Islami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?